BERITA TERKINI

Kajari Aceh Tamiang Sebut Jurnalis Partner Kerja Sebagai Lumbung Informasi

×

Kajari Aceh Tamiang Sebut Jurnalis Partner Kerja Sebagai Lumbung Informasi

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Tamiang, Agung Ardyanto, menyebutkan Jurnalis (Wartawan) sebagai ‘partner’ kerja dan lumbung informasi, Jum’at (18/6/2021).

“Jurnalis merupakan jendela dunia, sebagai lumbung informasi publik yang tidak terputus dan tak pernah habis dalam mensajikan informasi ketengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia menuturkan, sebagai partner kerja, tentunya perlu menjalin kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak (simbiosis mutualisme).

“Kalau kita ingin mengetahui banyak hal, maka jalinan hubungan baik dengan para penyaji informasi (jurnalis),” tutur Kepala Kejari.

Masih kata Agung Ardyanto, jurnalis juga key speaker-nya masyarakat dan merupakan corong informasi ter-update.

“Ya, kita tetap mengapresiasi kinerja para jurnalis, yang mampu memberikan sajian informasi akurat dan kritis,” terangnya.

Tentunya menurut Kejari, pihaknya terus terus bangun hubungan simbiosis mutualisme yang baik untuk membangun sinergitas kinerja yang positif antara Kejari dengan insan Pers yang ada di Aceh Tamiang.

“Jurnalis bukan musuh, tetapi partner kerja yang ideal dalam membangun hubungan saling sinergitas baik dalam penulisan maupun pembangunan,” ungkapnya.

Kendati demikian, sebagai jendela dunia, jurnalis profesional mengetahui fungsi dan tugasnya dalam menjalankan Undang-Undang Pokok Pers nomor 40 tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik baik dan benar.

“Kita berharap hurnalis harus mampu proporsional menempatkan diri dalam berbagai hal, bidang dan masalah. Kemajuan diera digital yang dicapai teman-teman jurnalis patut diacungkan jempol, sebab terukur dan akurat, tak salah jika bersinergi dan hubungan saling mengisi dan menguntungkan,” pungkas Kejari Kabupaten Aceh Tamiang, Agung Ardyanto.