BERITA TERKINI

Kapal Pinisi KM Lexxy Terbakar di Labuan Bajo, Kapolres Mabar : Penyebabnya Diduga Genset

×

Kapal Pinisi KM Lexxy Terbakar di Labuan Bajo, Kapolres Mabar : Penyebabnya Diduga Genset

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, LABUAN BAJO – Kapal wisata jenis pinisi KM. Lexxy terbakar di kawasan Labuan Bajo, tepatnya di Perairan Manjarite, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT Jumat (11/9/2021) pukul 15.00 Wita.

Seluruh wisatawan dan ABK yang berjumlah 20 orang selamat setelah dievakuasi menggunakan perahu nelayan dan sekoci yang ada di kapal terbakar tersebut.

Kapolres Manggarai Barat (Mabar) AKBP Bambang Hari Wibowo mengungkap kebakaran disebabkan karena genset berada di kapal itu terbakar.

“Dugaan sementara, api berasal dari genset (generator set) yang berada di top deck,”katanya Sabtu,(11/9/2021).

Dilanjutkannya, pada pukul 16.30 Wita api berhasil dipadamkan. Pemadaman api dibantu dengan Kapal yang berada di sekitar.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dari kejadian kebakaran ini. Diperoleh pula informasi kalau mesin induk dan alat navigasi kapal tersebut masih berfungsi dengan normal,”ucapnya

Dijelaskan, seluruh penumpang sudah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan ke Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.

Dia menjelaskan, Kapal wisata berkapasitas 30 penumpang itu  dilengkapi ijin berlayar dari Syahbandar Labuan Bajo dengan nomor : PM77 / KUPP / 135 / IX / 2021.

Tim SAR Gabungan yang melakukan evakuasi terdiri dari Polres Manggarai Barat, Polair Polda NTT, Lanal Labuan Bajo, Coast Guard Labuan Bajo dan Pos SAR Labuan Bajo.

Evakuasi dilakukan dengan menggunakan dua unit Rabber invatable boat Milik Lanal Labuan Bajo dan Coast Guard Labuan Bajo dibantu sama Kapal–Kapal wisata yang lain di sekitar Perairan Manjerite.

Pada saat dievakuasi, penumpang sudah dalam keadaan menggunakan Life Jacket sesuai prosedur keselamatan di atas Kapal.

“Kami sangat mengapresiasi kesigapan ABK Kapal yang menerapkan SOP keselamatan dalam kondisi darurat kepada penumpang berikut langsung melaporkan insiden ini kepada pihak berwajib dan mengambil tindakan untuk mengevakuasi para penumpang ke Kapal wisata KM Anjani,”pungkasnya