MATTANEWS.CO, FAKFAK – Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak untuk memanfaatkan layanan darurat 110 milik Kepolisian. Layanan ini dapat dihubungi kapan saja ketika masyarakat mengalami atau melihat situasi darurat.
Kepada media online nasional ini, Kapolres menyatakan babwa Imbauan tersebut disampaikan guna mendekatkan Polri dengan masyarakat serta mempercepat penanganan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Fakfak, Sabtu (25/7/2026).
Kapolres Fakfak, AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H, menyampaikan, nomor 110 merupakan layanan pengaduan terpadu yang terhubung langsung dengan SPKT Polres.
“Jika ada tindak kejahatan, kecelakaan Lalu-lintas, ganguan kamtibmas, bencana alam dan kondisi darurat lainya yang mengancam keselamatan, segera hubungi 110. Layanan ini aktif 24 jam, gratis dan tidak dipungut biaya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, cukup dengan menekan nomor 110 dari handphone, anda bisa langsung menyampaikan laporan kepetugas operator. Laporan diterima operator, mencatat dan memferikasi informasi, selanjutnya petugas dikerakan ke TKP untuk memberikan bantuan.
Kapolres merinci, masyarakat bisa melaporkan berbagai kejadian darurat seperti:
- Tindak kejahatan, pencurian,
- Gangguan Kamtibmas, tawuran, perkelahian,
- Kecelakaan Lalu Lintas
- Bencana Alam berupa banjir, pohon tumbang, tanah longsor dan Permintaan Bantuan Polisi pada kondisi darurat lainnya
“Kami juga imbau agar tidak digunakan untuk bercanda atau laporan palsu. Karena itu bisa menghambat penanganan laporan darurat yang benar-benar butuh pertolongan,” tegasnya.
Menurut Kapolres, optimalisasi layanan 110 adalah bentuk nyata Polri yang Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kehadiran Polri harus dirasakan. Dengan 110, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor polisi. Cukup telepon, kami yang akan datang,” pungkasnya.
Polres Fakfak juga memastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan cepat oleh piket fungsi maupun Bhabinkamtibmas di wilayah kejadian.














