MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Dua massa Karang Taruna di Kecamatan Cibatu gelar aksi demo di depan pintu gerbang PT Tri Centrum Fortuna (TCF) yang beralamat di jalan raya Sadang-Subang tepatnya di wilayah Desa Karyamekar. Dengan adanya aksi tersebut, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan, Kamis(03/06/2021).
Sebelum dilakukan audensi di dalam perusahaan, massa diluar sempat menahan beberapa kendaraan yang akan masuk ataupun keluar dari perusahaan. Sampai akhirnya beberapa perwakilan dipersilahkan masuk untuk melakukan mediasi yang di tengahi oleh Muspika Kecamatan Cibatu.
Aksi ini dilakukan, dikarena tidak adanya tanggapan dari pihak management mengenai beberapa poin yang telah disampaikan pada audiensi sebelumnya, ungkap Abidin Wakil Karang Taruna Desa Karyamekar.
Masih kata Abidin, ternyata hasil dari audensi didalam ternyata 6 poin yang kita ajukan kepada management tidak terakomodir. Padahal kita sudah sampaikan dari tanggal 31 Mei secara tertulis.
“Menanggapi tuntutan dari massa aksi, Jajang Saep menjelaskan, sebetulnya kita sudah bersinergi dengan karang taruna. Akan tetapi ada beberapa poin tambahan yang dituntut, sedangkan dari pimpinan sendiri tidak bisa memenuhi terkait bisnisnya juga,” jelasnya.
“Kita tidak memiliki limbah produksi, dan hari ini karang taruna mempertanyakan hal tersebut, jawaban kita tetap sama, kita berikan jawaban seadanya seaktual keadaan disini,” tambahnya.
Lanjut Jajang, perlu diketahui selama ini pihaknya sudah bersinergi, akan tetapi untuk saat ini tidak bisa mengakomodir permintaan dari karang taruna. Beberapa jam setelah dilakukan mediasi, Kapolsek Cibatu AKP Ali Murtadho beserta jajaran segera mengambil tindakan persuasif agar massa yang ada di depan pintu gerbang perusahaan segera membubarkan diri.
Ali mengatakan, untuk antisipasi menjaga hal yang tidak diinginkan dimasa Pandemi Covid-19, dan ini sudah menjadi tugas kita. “Yang sifatnya kerumunan pasti akan kita bubarkan, kita tidak berharap adanya cluster baru Covid-19, dan ini untuk kebaikan, kesehatan kita dan keluarga dirumah,” tutupnya.














