Reporter : Nopri
BANGKA BELITUNG, Mattanews.co – Satu orang Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Belitung terkonfirmasi meninggal dunia, Selasa (7/4) sore dan Rabu (8/4) subuh.
Ketua Puskodalops GTPPC19 Bangka Belitung Mikron Antariksa menjelaskan, informasi didapatkan pihaknya tadi malam dari Posko Gugus Tugas Kabupaten Belitung.
Satu ODP berumur 9 tahun berjenis kelamin perempuan. Dia memiliki gejala seperti batuk, demam dan sempat dibawa pulang dan meninggal dunia.
Pagi tadi satu lagi dengan status PDP meninggal dunia berusia 59 tahun. Tim masih melakukan wawancara kepada keluarga, untuk menanyakan riwayat perjalanan dan hal lainnya.
“Saat ini, kedua korban meninggal telah dimakamkan, sesuai dengan SOP pemakaman perkuburan kasus Covid-19,” ujar Mikron.
ODP yang meninggal memiliki riwayat penyakit asma. Dan sudah dilakukan dua kali swap dengan hasil negatif. Sementara PDP sejak tanggal 15 Maret 2020 ini sudah diambil tes swap-nya.
“Yang dewasa sudah diambil swap tinggal menunggu, masih menunggu apakah hasilnya positif atau negatif. Kehati-hatian kita menguburkan sesuai SOP,” katanya.
Pasien ODP yakni nomor 279, warga Pelepak Pure, Sijuk.
Dia masuk rumah sakit sejak tanggal 5 April 2020 dan keluar pada hari itu juga sekaligus dilakukan rapid tes dengan hasil negatif.
Dia tidak ada riwayat keluar daerah tapi memiliki riwayat penyakit asma.
Sementara PDP merupakan warga Lesung Batang, Tanjung Pandan.
Dia memiliki riwayat sakit paru-paru basah. Pukul 05.15 proses pemakaman jenazah selesai dalam keadaan aman dan lancar dengan pengamanan dari personel Polsek Tanjung Pandan dan personel Kodim 0414/Blt.
Editor : Nefri















