Kejari Padangsidimpuan Diminta Usut Dugaan Korupsi Dana BTT Covid-19

MATTANEWS.CO, PADANGSIDIMPUAN – Aktivis sekaligus pemerhati pembangunan, Mardan Eriansyah Siregar, SSos, meminta agar Kejari Padangsidimpuan, mengusut tuntas aliran dana belanja tak terduga (BTT) penanggulangan Covid-19 TA 2020 ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di “Kota Salak” dengan nilai yang sangat fantastis. Tak main-main, dana yang digelontorkan dari refocusing APBD Pemko Padangsidimpuan TA 2020 itu diduga berjumlah puluhan miliar rupiah.

“Kami menduga, dana BTT yang diduga jumlahnya puluhan miliar rupiah tersebut sarat akan korupsi. Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi penegak hukum seperti, Kejaksaan untuk mengusutnya. Sebab, menyangkut dana penanganan Covid-19,” tegas pria lulusan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) itu saat ditemui awak media, pada Kamis (29/9/2022) sore di Padangsidimpuan.

Dipaparkan Mardan, banyak informasi yang masuk ke dirinya bahwa dana puluhan miliar tersebut, sarat akan penyelewengan. Dan ia mengaku siap, apabila dibutuhkan Kejaksaan, menjadi Justice Collaborator. Menurut Ketua DPD JPKP Kota Padangsidimpuan itu, jika dugaan korupsi terhadap dana BTT penanggulangan Covid-19 benar adanya, maka hal tersebut sangat mencederai sisi kemanusiaan.

“Bayangkan, disaat warga tengah hidup di masa sulit diawal-awal pandemi Covid-19 kemarin, ada dugaan oknum yang bermain-main dengan dana penanggulangannya. Di mana coba hati dan perasaannya apabila dugaan itu benar adanya? Apa oknum-oknum itu tak punya hati?” kesal Mardan.

Mardan berharap, kasus dugaan korupsi dana penanggulangan Covid-19 TA 2020 tersebut, segera diusut oleh Kejaksaan. Bukan tak beralasan Mardan mengatakan dana BTT penanggulangan Covid-19 TA 2020 itu sarat korupsi. Menurutnya, dengan diseretnya oknum mantan Kepala Dinas Kesehatan Padangsidimpuan serta Bendaharanya ke meja hijau atas dugaan korupsi dana BTT Covid-19 TA 2020, bisa menjadi informasi awal adanya dugaan korupsi.

“Kami curiga, jangan-jangan atau diduga, hal yang sama juga terjadi pada dana BTT penanggulangan Covid-19 TA 2020 di Pemko Padangsidimpuan. Untuk itu, tidak ada salahnya Kejari Padangsidimpuan gerak cepat mengusut kasus dugaan korupsi ini. Mengingat, dana BTT Covid-19 TA 2020 di Dinas Kesehatan Padangsidimpuan saja bisa diusut,” jelas Mardan.

Bahkan, Mardan menantang Kejari Padangsidimpuan untuk serius tangani dugaan korupsi dana penanggulangan Covid-19 tersebut. Jika tak sanggup, katanya, ia bersama DPD JPKP Kota Padangsidimpuan dan aktivis anti korupsi lain, akan membawa kasus ini ke Kejaksaan Agung RI atau Komisi Pemberantasan Korupsi RI.

“Kami tantang Kejari Padangsidimpuan mengusut kasus ini. Sebab, kasus yang sebelumnya, Kejaksaan sukses membawa oknum Kepala Puskesmas dan oknum Kepala Dinas Kesehatan, ke Pengadilan Tipidkor Medan. Ini masa sulit, rakyat sedang hadapi situasi sulit. Jadi kami minta, kasus ini diatensi,” tutup Mardan.

Bacaan Lainnya
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait