Kelangkaan Gas Subsidi, Disperindagkop Batanghari : Laporkan Pangkalan Gas Nakal

  • Whatsapp

Reporter : Dewan Richardi

MATTANEWS.CO, BATANGHARI – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) merupakan unsur pelaksana Pemerintahan dibidang perindustrian, bidang perdagangan serta bidang koperasi, usaha kecil, dan menengah.

Disperindagkop juga merupakan termasuk pengawasan dalam perdagangan, perindustrian, koperasi, UKM. Salah satunya pangkalan Gas Subsidi dan Non Subsidi.

“Iya, pangkalan Gas yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Batanghari itu dalam pengawasan Perindagkop. Jadi apapun permasalahan berkaitan dengan Gas bersubsidi, merupakan tanggung jawab kami,” ungkap Kabid Perdagangan Feriyanto saat dikonfirmasi Mattanews.co, Selasa (12/1/2021).

Dikatakan Feriyanto, Disperindagkop siap menindaklanjuti apabila ada temuan pangkalan Gas Subsidi yang berani bermain.

“Kita menunggu laporan secara resmi dari masyarakat, intinya masyarakat mengadukan kenakalan pangkalan Gas Subsidi ke Kepala Desa atau Lurah baru bisa kita rapatkan dengan pihak terkait, dan dapat kita cabut izin usaha mereka,” jelasnya.

“Kenakalan bisa seperti menaikkan harga dari het yang telah ditentukan pihak Pertamina seharga Rp. 18.000, ataupun menjual ke pengecer,” sambungnya.

Terkait jumlah kuota Gas Subsidi, Feriyanto telah berkoordinasi dengan Pertamina Jambi. Ia juga akan mempelajari penggunaan kartu konsumen, agar dapat mengontrol penggunaan Gas Subsidi di Kabupaten Batanghari.

“Untuk kuota tahun 2020, kita melebihi hingga 3 persen berdasarkan keterangan dari pihak Pertamina. Nantinya kita akan pelajari penggunaan kartu konsumen, karena untuk wilayah Kota Madya Jambi sudah demikian,” pungkasnya.

Editor : Lintang

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait