MATTANEWS.CO, JAMBI – Komitmen memperkuat tata kelola hukum yang berkeadilan dan berperspektif HAM terus digaungkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jambi. Kali ini, langkah nyata diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA).
Penandatanganan berlangsung penuh semangat kolaborasi, dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Jambi, Sukiman, dan Dekan Fakultas Hukum UNJA, Dr. Hartati, sebagai bentuk sinergi strategis antara pemerintah dan dunia akademik.
MoA ini mencakup sejumlah program penting, antara lain pendampingan penyusunan produk hukum daerah, bimbingan teknis penyusunan peraturan perundang-undangan berperspektif HAM, penguatan kapasitas aparatur dalam menangani dugaan pelanggaran HAM serta dukungan terhadap implementasi Strategi Nasional Bisnis dan HAM (Stranas BHAM) di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Kakanwil Sukiman menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan dalam menghadirkan kebijakan hukum yang progresif dan berpihak pada keadilan.
“Keterlibatan akademisi menjadi fondasi penting untuk memperkuat kualitas kebijakan yang tidak hanya sah secara hukum, tapi juga adil secara sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Hartati menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan kesiapan penuh Fakultas Hukum UNJA untuk berperan aktif dalam mendukung agenda strategis Kemenkumham Jambi.
“Kami siap memberikan kontribusi nyata, baik dalam kajian ilmiah maupun aksi praktis untuk memperkuat sistem hukum dan HAM di daerah,” tegasnya.
Melalui kerja sama ini, Kemenkumham Jambi dan Fakultas Hukum UNJA berharap bisa mendorong lahirnya kebijakan hukum yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai HAM dan keadilan sosial.














