Kepala BKPM Tiba di Fakfak, Ini yang Dilakukan

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)  Bahlil Lahadalia tiba di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat dengan rombongan dan keluarga menggunakan speedboat LHD Pukul 13:30 WIT, Sabtu (03/04/2021)

Hadir dalam penjemputan Plh Bupati Fakfak yang juga selaku sekda Drs,Ali Baham Temongmere M.TP, Dandim 1803/Fakfak, Kapolres Fakfak, Ketua Pengadilan Negeri Fakfak, Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak dan sejumlah tamu lainnya.

Dengan sejenak beristrahat ditenda depan kantor Sat Pol Airud yang sudah disiapkan, Bahlil Lahadalia kemudian melanjutkan perjalanannya ke makam ayahnya untuk berziarah didampingi istri, anak dan keluarga.

Kepala BKPM itu melanjutkan perjalanan ke kampung Katembah, Distrik Fakfak Tengah dengan mengunjungi Masjid Attaqwa dan melanjutkan perjalanan menuju kediamannya di Jalan Brawawijawa, Kelurahan Fakfak Utara, Distrik Fakfak guna mempersiapkan acara keluarga besok pagi Minggu 4 April 2021 akan kembali ke Jakarta.

Dalam bincang-bincangnya dengan Kapolres dan Dandim 1803/Fakfak, Bahlil mengungkapkan Pemerintah akan mengembangkan Provinsi Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN). Ini dilakukan untuk mendorong perekonomian masyarakat di wilayah Indonesia Timur.

“Pak Kapolres dan Pak Dandim,  pemerintah akan mengembangkan Maluku sebagai lumbung ikan nasional, sebab pencanangan tersebut sudah berlangsung lama,” ungkap Bahlil Lahadalia.

Lebih lanjut dikatakannya, alasan Maluku sebagai LIN dikarenakan maluku memiliki potensi produksi perikanan yang melimpah, baik perikanan tangkap juga budidaya.

“Terdapat tiga wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia atau WPPNRI yang meliputi laut Banda, laut Halmahera hingga laut Arafuru,” ujar Bahlil Lahadalia.

Bahlil juga menanyakan kondisi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Fakfak saat Pemilukada 2020 silam kepada kapolres Fakfak AKBP Ongky Isgunawan S.I.K.

“Aman kondusif,” singkat jawab Kapolres.

“Masyarakat kita sudah dewasa dalam berpolitik,” tandas Bahlil Lahadalia.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait