BERITA TERKINI

Komitmen di Dunia Sepakbola, Begini Kisah Para Pelatih Klub di Prabumulih

×

Komitmen di Dunia Sepakbola, Begini Kisah Para Pelatih Klub di Prabumulih

Sebarkan artikel ini
Coach Reza Prabudi.
Coach Reza Prabudi.

MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Sepak Bola, setiap orang pasti tahu akan Cabang Olahraga (Cabor) yang satu ini. Menggunakan kaki sebagai simbolnya, para pemainpun bergerak, menendang dan menggiring bola diatas lapangan terbuka. Bermain bola atau yang sering terdengar dengan sebutan Olah Si Kulit Bundar, setiap tim yang mengatas namakan kesebelasan ini berlari kesana kemari untuk sebuah bola layaknya gadis Primadona Desa yang jadi rebutan.

Cerita diatas hanyalah sebuah kiasan sebagaimana Cabor yang satu ini menghadirkan warna tersendiri hingga mampu menghipnotis banyak orang baik pemain ataupun penikmat sepak bola, sehingga menjadi olah raga yang menghibur dan tontonan yang menarik.

Di Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, Sepak bola menjadi olah raga merakyat hingga hampir disetiap wilayahnya yang terdapat 25 Kelurahan dan 12 Desa ada tim atau club sepak bola yang didirikan.

Banyaknya tim atau club sepak bola acap kali ini dilakukannya tanding persahabatan untuk mempererat silaturahmi sesama pemain bola,bahkan sampai ajang perebutan juara pada sebuah kompetisi sepak bola antar Kesebelasan (Club sepak bola ) melalui open turnamen yang dilaksanakan bahkan juga melibatkan pemain dari luar daerah.

Melihat antusiasnya sepak bola ditengah masyarakat Prabumulih, akhirnya beberapa pemuda yang merupakan mantan pemain yang berpengalaman,mengambil inisiatif untuk menciptakan calon calon pemain yang berbakat dan proposional.

Melalui sebuah wadah untuk berbagi ilmu dan pengalaman, Sekolah Sepak Bola (SSB) akhirnya dirikan. Sebanyak 5 SSB saat ini, yaitu Prabu Soccer, Mutiara Prabu, Perdana Sukaraja kemudian SSB Sukajadi dan Muara Dua. Diantaranya, sempat dibincangi dan berbagi kisah dengan Mattanews.co, para pendiri SSB, Reza Prabudi pun bercerita, Jumat (12/2/2021) sore.

SSB Sukajadi Coach Reza sapaan akrabnya, pada awalnya berasal dari Club Sepak Bola di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur berdirilah Sukajadi Soccer Club (SSC). Berjalannya waktu pelatih SSC bertemu dengan Bang Anto yang merupakan mantan pemain Persipra (Red:Tim kebanggaan prabumulih) juga seorang penggiat sepak bola Bung Novan yang akhirnya sepakat bertiga mendirikan SSB Sukajadi sampai dengan saat ini.

“Iya pak,kita berasal dari club sepak bola,saat ini SSB sudah berjalan dua tahun setengah dengan 50 anak didik usia 8 sampai 16 tahun,” ungkapnya.

Lanjut,dimulai dengan tekad dan semangat halang rintang bukan yang menjadi penghalang,walau diketahui untuk didaerah masih susah dalam pembuatan legalitas karena kebanyakan sekarang sudah menggunakan sistem Online.

“Sempat vakum pada awal 2020 karena pandemi Covid-19 dan juga kekurangan finansial sebagai sarana penunjang latihan,alhamdulillah saat ini latihan mulai kita jadwalkan setidaknya 3 kali dalam seminggu pada sore harinya,” beber Reza Prabudi.

Suasana latihan sepakbola di Prabumulih.
Suasana latihan sepakbola di Prabumulih.

Senada apa yang disampaikan oleh Reza, pendiri SSB Muara Dua Andreo Ebimayu, SPd didampingi pelatih Vio Marsel mengutarakan.

“Kita juga berasal dari Club yaitu PS.MUDA, alhamdulillah bersyukur kita punya lapangan sendiri milik Kelurahan Muara dua sehingga pengoptimalan latihan untuk SSB kita lebih dipermudah,” imbuhnya.

Disinggung adanya beberapa SSB yang tergabung menggunakan lapangan sepak bola Muara Dua ini, Ebi sapaanya mengatakan.

”Kita siap berbagi jadwal latihan saat menggunakan lapangan ini,karena semua ini merupakan cita cita mulia memajukan sepak bola Prabumulih,” tungkasnya.

Dikutip dari penyampaian 2 pendiri SSB tadi,permasalah finansial masih menjadi sebuah kendala,mereka berharap ada dukungan secara penuh oleh pihak Pemerintah dan suport dari Askot PSSI Prabumulih.