NUSANTARA

Kondisi Puskesmas Batu Kliang Utara Miris, LSM Kasta NTB Lakukan Investigasi

×

Kondisi Puskesmas Batu Kliang Utara Miris, LSM Kasta NTB Lakukan Investigasi

Sebarkan artikel ini

Reporter : Fadli

LOMBOK TENGAH, Mattanews.co – Lembaga Swadaya Masyarakat Kasta NTB DPC Batu kliang Utara menyesali kondisi puskesmas Teratak BKU yang dinilai cukup miris. Bagaimana tidak, gedung yang baru 8 bulan selesai dibangun dengan dana puluhan miliar rupiah tersebut sangat minim fasilitas.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Kasta NTB BKU, Naharudin. Ia mengaku pihaknya sudah investigasi kesiapan gedung puskesmas tersebut yang rencananya akan mulai dioperasikan senin depan ternyata kondisinya sangat jauh dari standar kelayakan untuk menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat BKU.

“Fasilitas untuk rawat inap pasien saja seperti berupa tempat tidur pasien menggunakan fasilitas di tempat yang lama, dan fisilitasnya banyak yang sudah sangat tidak layak digunakan kembali,” kata Nahar.

Lanjutnya, belum lagi fasilitas kamar mandi yang pipa dan keran airnya bocor. “Kami bingung bagaimana gedung baru yang dibangun dengan dana puluhan miliar itu kualitas bangunan dan fasilitas pendukungnya sangat rendah,” kata dia.

Menurutnya, karena ini gedung baru yang diharapkan bisa memberi pelayanan maksimal maka semua fasilitas pendukung terutama fasiitas alat kesehatan (alkes) harus layak dan berstandar kesehatan yang jelas.

“Temuan kami malah fasilitas penunjang kerja kepala PKM teratak justru yang diprioritaskan, meja dan kursi di ruang kerja kepala puskesmas malah kondisinya bagus dan masih baru sementara tempat tidur pasien banyak yang sudah bolong dan tidak layak pakai,” kata dia.

“Ini kan sesuatu yang tidak patut kita dukung, kami akan kembali menyurati dinas kesehatan untuk serius memperhatikan hal ini, dan harus segera melakukan perbaikan perbaikan agar mutu layanan kesehatan kepada masyarakat bisa dijaga,” jelasnya.

Dijelaskannya, perlu diketahui ini fasilitas umum yang dibangun dari sumber duit rakyat maka semua pihak perlu melakukan pengawasan.

“Kami akan pertanyakan ke Dinkes Lombok Tengah, apakah dibangunnya gedung puskesmas teratak ini tidak dibarengi dengan pengadaan alat kesehatan sehingga harus menggunakan fasilitas lama yang kondisinya banyak yang tidak layak,” jelasnya.

Editor : Chitet