MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Ketua Tim 2 Penilai Brawijaya Awards Moris Mangkey menyebut Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung merupakan sesuatu hal luar biasa.
Menurutnya, selama ini ia belum pernah melihat adanya kegiatan Posyandu ODGJ seperti di Desa Sobontoro ini.
Hal ini, dikatakannya seusai melakukan kunjungan dalam rangkaian penilaian Brawijaya Awards di Balai Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu, Jumat (19/5/2023).
“Posyandu ODGJ ini ada berkat sinergitas semua stakeholder seperti peran dari perangkat desa, dinas kesehatan, serta babinsa,” ucapnya.
“Kalau tidak ada hal tersebut (Sinergitas.red) tidak mungkin terjadi,” imbuhnya.
Pria yang juga dari Redaksi harian Disway menambahkan pihaknya bersama rombongan tim 2 penilai melakukan kunjungan ke Tulungagung dalam rangka serangkaian Brawijaya Awards.
Kedatangannya ke Tulungagung, sambung Moris, akan mengunjungi tiga desa dalam rangka melakukan penilaian kategori pemberdayaan masyarakat, sosial, dan terakhir kesehatan.
“Ada 3 desa tadi kita kunjungi, sedangkan kategori sosial untuk Posyandu ODGJ di Desa Sobontoro,” tambahnya.
“Tulungagung ini merupakan serangkaian penilaian hari ketiga. Sebelumnya, kita sudah dari Malang dalam kategori pendidikan, Blitar ada 2 kategori yakni sosial dan kesehatan, sedangkan Kediri 3 kategori diantaranya pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan pemuda, dan olahraga,” sambungnya.
Lebih lanjut Moris menjelaskan pihaknya bersama tim setelah melakukan kunjungan penilaian di Posyandu ODGJ ini, selanjutnya bersama tim lainnya nanti terlebih dahulu melakukan rapat pleno.
“Hasil penilaian itu, kami bersama tim lainnya seluruh Jawa Timur akan lakukan rapat pleno, nanti setiap kategori baru bisa kami menentukan juaranya,” terangnya.
“Selaku Ketua Tim 2 Penilai, sudah saya katakan tadi di awal tempat ini (Posyandu ODGJ.red) luar biasa, ini masuk 50 besar di Jawa Timur yang dari awal itu ada 300 lebih peserta,” imbuhnya.
“Karena melihat peran Babinsa yang bisa memberikan inspirasi kepada Babinsa lainnya dan masyarakat, apalagi tadi pada saat penyambutan sejauh ini yang terbaik,” tukasnya.
Tempat sama, Kepala Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung, Sodik Afandi, S.Sos., menuturkan pihaknya mengapresiasi peran serta Babinsa (Bintara Pembina Desa) dalam memberikan kontribusi di Posyandu ODGJ.
“Kita apresiasi sekali Babinsa sejauh ini memiliki peran serta sangat bagus sekali, maka wajarlah jika desa kami menerima Awards itu untuk Babinsa,” tuturnya.
“Kedepannya, kami berharap TNI (Tentara Nasional Indonesia) betul-betul membantu kita dalam menangani kerawanan sosial dalam hal ini ODGJ, karena peran Babinsa untuk kelancaran Posyandu ini sangat penting sekali,” sambungnya.














