BERITA TERKINIPEMPROV SUMSEL

Lansia Makin Banyak Yang Vaksinasi

×

Lansia Makin Banyak Yang Vaksinasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Realisasi vaksinasi kepada lansia menurut data Dinas Provinsi Sumsel sudah tercapai 21,92 persen untuk dosis pertama. Dimana setiap minggunya percepatan vaksinasi di Sumsel semakin bertambah untuk lansia.

Per 16 Oktober 2021 penambahan realisasi vaksinasi untuk lansia bertambah 676 untuk dosis pertama. Dan untuk dosis kedua 15,25 persen, penambahan vaksinasi sebanyak 203 di vaksin ke dua.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy mengatakan, vaksinasi di Sumsel terus dilakukan untuk mengejar target herd immunity. Targetnya masih tetap bisa mencapai di awal 2022 mendatang. Saat ini, jumlah alokasi vaksin yang di terima Sumsel pun terus ditambah pusat, dari sebelumnya 360 ribuan menjadi 468 ribu rata-rata perbulan.

“Sudah ada tambahan jumlah dosis, meskipun belum sesuai harapan,” ujar Lesty saat di konfirmasi, Senin (18/10/2021).

Sebelumnya, permintaan dosis bulanan yang diharapkan Gubernur Sumsel bisa terealisasi 1,5 juta dosis perbulan agar bisa memenuhi target herd immunity di awal tahun. Untuk dosis vaksin yang diterima Sumsel, kata Lesty, langsung dikirimkan ke berbagai instansi/lembaga dan kabupaten/kota agar cepat terlaksana program vaksinasi.

Lesty menambahkan, untuk vaksinasi lansia ditargetkan sesuai dengan capaian target yang telah ditentukan. Namun dengan adanya terkendala pengiriman vaksin yang belum memenuhi target, maka untuk sasaran vaksinasi terhadap lansia sedikit terkendala. Kendati begitu, vaksin yang dikirim pemerintah pusat semakin bertambah.

“Masih tetap menunggu sesuai permintaan dari Gubernur yaitu 1,5 juta dosis perbulan,” katanya.

Dari data Dinkes Sumsel, jumlah vaksin yang diterima untuk jenis Sinovac sudah sebanyak 3,45 juta dosis, Astra Zeneca 115 ribu dosis dan Moderna 180 ribu dosis. Dari angka itu, jumlah yang terpakai, Sinovac sebanyak 2,98 juta dosis, Astra Zeneca 90 ribu dosis dan Moderna 138 ribu dosis. Stok yang dimiliki di seluruh kabupaten/kota mencapai 466 ribu dosis Sinovac, Astra Zeneca 143 ribu dosis dan Moderna 41 ribu dosis.