Reporter : M Rafi
TANAH DATAR, Mattanews.co – Sudah menjadi tradisi bagi anak muda di Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat (Sumbar) atau di Minang Kabau bermain layang-layang mengisi waktu luang.
Permainan ini diadakan di waktu sudah panen padi di sawah dan menjadi tradisi tahunan.
Seperti di sawah Kapalo Cubadak, Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar, yang menggelar lomba tiap sore hari.
Biasanya ada perlombaan layang-layang pacu dan ada layang-layang besar dan mempunyai jumbai Panjang.
Ketua Panitia Asnas mengatakan, lomba layang-layang ini sudah menjadi tradisi bagi anak muda dan turun temurun dari nenek moyang di Minang Kabau ini.
“Kita perlombakan ada layang-layang plastik dan ada juga layang-layang kertas, ini sangat menarik dipertontonkan” katanya, Jumat (25/9/2020).
Safrial, penyuka permainan layang-layang pacu menuturkan, hampir tiap sore dia main layang-layang dan tiap perlombaan di ikuti.
“Ini sudah menjadi tradisi turun temurun, ini bisa kita lakukan tiap sore, setelah pulang panen padi,” ucapnya.
Dia berharap kepada pecandu layang-layang, untuk turut meramaikan tradisi tahunan ini, agar bisa menjadi mendunia.
Editor : Nefri















