NUSANTARA

Maju Bupati Fakfak : Samaun Dahlan Siap Lepaskan Jabatan

×

Maju Bupati Fakfak : Samaun Dahlan Siap Lepaskan Jabatan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Mokhsen Rumeu

FAKFAK, Mattanews.co – Calon Bupati Fakfak Tahun 2020, Samaun Dahlan, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Kadis PUPR2KP) Kabupaten Fakfak, siap melepaskan jabatannya, Rabu (11/08/2020).

Samaun Dahlan, kepada sejumlah wartawan mengatakan, untuk melepaskan jabatannya sebagai Kadis PUPR2KP kabupaten Fakfak tentunya dengan mengedepankan undang dan atuaran yang berlaku sebagaimana diatur dalam undang undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dirinya menyebutkan, undang undang tersebut sudah sangat jelas diatur dalam Pasal 119 yang menyatakan, pejabat pimpinan tinggi madya dan pejabat pimpinan tinggi pratama, yang akan mencalonkan diri menjadi gubernur dan wakil gubernur, bupati/walikota, dan wakil bupati/wakil walikota wajib menyatakan pengunduran diri secara tertulis dari PNS sejak mendaftar sebagai calon.

“Hal demikian juga diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 1 tahun 2020 yang isinya ASN mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai calon tetap. Jadi, pada prinsipnya kita tetap dengan mengikuti aturan perundangan yang berlaku,” beber
Kadis PUPR2KP, Samaun Dahlan.

Pada kesempatan itu, Kadis PUPR2KP menambahkan, dengan situasi politik menyongsong pesta demokrasi 2020 ini, dirinya siap untuk dikritik. Dirinya, akan lebih fokus dengan kegiatan yang begitu padat pada dinas yang di nahkodai, sehingga lebih memilih untuk turun ke lapangan dalam melaksanakan tugas – tugas.

“Bagi saya kritik itu kalau sifatnya baik untuk membangun, tentunya hal demikian menjadi cacatatan ataupun masukkan untuknya dalam membangun kabupaten Fakfak,” papar Samaun Dahlan, yang saat ini mencalonkan diri sebagai Bupati Fakfak, dengan mengandeng Clifford H Ndandarmana.

Ditambahkan Samaun, untuk masyarakat Fakfak tidak perlu diragukan lagi untuk menyampaikan tanggapan, karena rata-rata warga disana selalu menjaga etika, kesopanan dan adat.

“Tapi kalau menaggapi sesuatu dengan mencaci maki yang membuat ketersinggungan orang lain, bukanlah tipe orang Fakfak. Sebab orang tua – tua, tidak pernah mengajarkan hal buruk demikian,” tandasnya.

Dirinya berharap agae, ada pemikiran pemikiran cerdas yang muncul untuk dipadukan dalam membangun Fakfak lebih baik kedepan

“Jangan saling menjatuhkan dan membuat ketersinggungan orang lain karna hal demikian tidak mendidik,” tutupnya.

Editor : Selfy