ADVETORIALBERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPOLITIK

Mantan Wabup Tulungagung Hadiri Ziarah Bersama Ketua Umum PDI Perjuangan di Blitar

×

Mantan Wabup Tulungagung Hadiri Ziarah Bersama Ketua Umum PDI Perjuangan di Blitar

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur periode 2021-2023, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menghadiri ziarah bersama Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri di Kota Blitar, Jumat 21 Juni 2024.

Kedatangan kader banteng Tulungagung yang digadang-gadang akan mengantongi rekomendasi PDI Perjuangan ke kota Blitar ini, sekaligus utuk menghadiri Haul ke-54 Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno.

“Jadi begini, hari ini saya turut mendampingi ziarah Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sekaligus Haul ke-54 Bung Karno di Kota Blitar. Atas undangan dari DPD PDI Perjuangan saya hadir bersama Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jawa Timur,” ucap Gatut Sunu lebih akrab disapa dalam keterangan resmi diterima media online nasional Mattanews.co.

Gatut Sunu merupakan pemilik Romo Wijoyo Group menambahkan kegiatan ziarah bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di makam Bung Karno turut mendampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, selain itu juga dari perwakilan keluarga Soekarno dan beberapa tokoh politikus Banteng.

“Pak Sekjen PDI Perjuangan Hasto tadi turut mendampingi Ibu Ketum, sedangkan dari beberapa tokoh politikus nampak hadir diantaranya
Sukmwati Soekarnoputri, Rommy Soekarno, Muhammad Putera Sukarno Al Haddad, Pramono Anung, Tri Rismaharini, dan Djarot Saiful Hidayat dan sejumlah kader PDI Perjuangan di tingkat DPD dan DPC juga turut hadir mengikuti ziarah di Makam Bung Karno,” ujarnya.

Dijelaskannya, pada intinya kegiatan ziarah ini, Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama seluruh jajaran PDI Perjuangan, baik tingkat pusat dan Jawa Timur nyekar di Makam Bung Karno.

“Dalam rangka memperingati wafatnya Bung Karno dan juga sebagai bapak bangsa kita pada 21 Juni 1970,” pungkasnya.