MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kembali untuk kesekian kali Bupati Tulungagung, Provinsi Jawa Timur periode 2018-2023, Drs. Maryoto Birowo, M.M., melontarkan sebuah pantun ‘Buah Markisa Buah Semangka membuat para hadirin memberikan aplaus tepuk tangan yang gemuruh.
Pantun tersebut dilontarkan Maryoto saat Acara Pisah Sambut Bupati Tulungagung dan Wakil Bupati periode 2018-2023 di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (6/10/2023) Malam.
“Pantun saya, Buah Markisa Buah Semangka, Kita berpisah untuk sementara. Artinya berpisah kan besok itu bisa ketemu dimana saja,” ucap Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung periode 2018-2023, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., dihadapan awak media.
“Ya tentu saja, pantun itu untuk menghibur rakyatnya,” imbuhnya.
Maryoto menambahkan selama mengemban tugas sebagai Bupati Tulungagung periode 2018-2023, ia memiliki kesan baik suka maupun duka.
Meskipun demikian, sambung Maryoto, ia mengaku bersyukur atas amanat yang diberikan oleh Allah SWT bisa diembannya hingga masa tugasnya berakhir.
“Kesan saya melaksanakan tugas selama 5 tahun memang penuh dengan romantika rona-rona di Kabupaten Tulungagung dan panjenengan (Wartawan.red) semua sudah tahu. Semoga kita lalui dengan baik dan itu memberi kesan tersendiri di hati saya yang telah diberi amanat oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga mudah-mudahan apa yang dapat saya bantukan sebagai pengabdian saya kepada bangsa,” tambahnya.
Menurut Maryoto, setelah dirinya mengakhiri masa tugas jabatan sebagai Bupati Tulungagung periode 2018-2023 pada 25 September lalu, ia mengaku ingin beristirahat di rumah sekaligus momong cucu. Disamping itu juga akan melakukan anjangsana kepada teman-teman.
Kendati demikian, kata Maryoto, membaca peluang di tahun 2024 nanti ia mengaku siap sebagai warga negara itu berhak, apalagi pernah menjadi pejabat disini (Bupati Tulungagung).
“Kita wajib untuk mendarmabaktikan diri kita untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
“Ya itu nanti lah, sebab saat ini kan masih penjajakan semuanya untuk ya dan tidaknya kita menggunakan hak kira-kira harus melihat kita ini mempunyai kemampuan tidak, kan begitu,” sambungnya.
“Menjajaki yang saya maksud itu kira-kira kalau aku budal (Berangkat.red) itu rakyatku masih senang atau tidak,” katanya menambahkan.
Lebih lanjut Maryoto menjelaskan ia mengaku selama didampingi Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo memiliki kesan sangat baik sekali dan tidak ada masalah.
Adapun saran kepada Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung Dr. Ir. Heru Suseno, MT., jelas Maryoto, ia menyatakan welcome kepada beliaunya.
“Saya berpesan dan berharap agar dalam pemilihan akan datang (Pilkada 2024) akan memiliki kompetensi dan kepedulian kepada masyarakat,” pungkasnya.
Tempat sama, Wakil Bupati Tulungagung periode 2018-2023 Gatut Sunu Wibowo menuturkan kesan selama mendampingi Maryoto Birowo (Bupati Tulungagung periode 2018-2023) sangat baik sekali.
Meskipun demikian, sambung Gatut Sunu, ia mempersilahkan kepada teman-teman media dan masyarakat Tulungagung yang menilainya.
“Selama saya menemani Pak Maryoto itu seperti apa dan kenyataan di lapangan saya tidak bisa berbicara banyak yang bisa menilai itu teman media dan masyarakat Tulungagung,” tuturnya.
Saat disinggung kesiapannya dalam menghadapi Pilkada 2024, Gatut Sunu menjawab yang namanya cita cita itu masih perlu proses.
Proses tahapan itu selanjutnya, kata Gatut Sunu, karena tidak secara tiba-tiba dalam proses itu seperti yang dilakukan di tahun-tahun yang lalu perlu adanya kendaraan politik dan partai pengusung.
“Saya ini kader partai, siap untuk berkompetisi, Insya Allah siap,” tegas Pria pemilik Romo Wijoyo Group.














