MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Berbagai panorama alam terjadi dalam bentangan alam yang tersaji di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh, salah satunya Gua Karst atau batu kapur yang dihuni oleh banyaknya burung walet. Kabupaten Aceh Tamiang memiliki gua karst atau batu kapur gamping terpanjang di Pulau Sumatra. Dan untuk gua karst Aceh Tamiang sepanjang 1.140 meter. Dan ini terpanjang di Pulau Sumatera.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Tamiang, Muhammad Farij mengatakan, gua tersebut berada di Kampung Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu. Gua tersebut masuk kawasan konservasi ekosistem karst.
“Kalau untuk masyarakat ada sebutan lain, yaitu goa kubin atau goa sarang burung karena di dalamnya banyak ditemukan sarang walet dan sering didatangi oleh wisatawan yang penasaran dengan tempat itu. Ada rencana induk pengembangan pariwisata daerah (Rippda) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Tamiang, disebut gua karst,” ucapnya, Minggu (2/6/2024).
Menurut Muhammad Farij, goa karst tersebut diperkirakan terbentuk ribuan bahkan jutaan tahun silam. Sebab, pembentukan gua karst itu hasil proses batuan terlarut.
“Kita terus mendorong pemerintah daerah agar mengajukan karst tersebut ke Badan Geologi untuk ditetapkan sebagai kawasan lindung geologi. Dengan demikian, gua dan bentangan alam karst di Kabupaten Aceh Tamiang bisa menjadi laboratorium penelitian dan kepurbaan serta berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem dan cadangan air tanah,” pungkas Kadisparpora.














