BERITA TERKINI

Meski Sepi Pengunjung, Pasar Jabon Meruya Tetap Buka

×

Meski Sepi Pengunjung, Pasar Jabon Meruya Tetap Buka

Sebarkan artikel ini

Reporter : Poppy Setiawan

JAKARTA BARAT,Mattanews.co-Sebagian pasar yang ada di Kelurahan Meruya Utara tetap buka, meski tingkat kunjungan menurun akibat dampak Virus Corona (Covid-19).

Sebagian pedagang menutup lapaknya karena sepi pengunjung, tetapi sebagian tetap beraktivitas seperti biasa, Sementara dibagikan Pakaian Tutup, kondisi ini lebih baik dibandingkan sebelumnya yang hampir tutup semua.

Seperti Pasar Jabon Jalan Kavling DKI Meruya Utara, aktivitas jual beli di kios bumbu,ayam,ikan dan sayuran terpantau masih normal, Kamis (2/4/2020), meski tak seramai seperti biasanya.

Pakde barjo (59) Salah satu pedagang sayuran di Pasar Jabon Meruya, sama sekali tidak mengetahui apa itu Virus Corona. Dia hanya mendengar cerita dari tetangga serta berita dari televisi tentang penyakit berbahaya tersebut. Pemahamannya bahwa tidak boleh berjabat tangan dengan orang lain. “gak tahu. Kok gak boleh berjabat tangan,saya Sedih,Uda gak boleh shalat dimasjid. Ini mengurangi silaturahmi dan keimanan saya,” jawabnya.

Aktivitas di pasar sebenarnya sangat rentan dan cepat terjangkit Virus Corona (Covid-19). Pasalnya, antara pedagang dan pembeli tidak memiliki jarak. Di samping itu, Makanan, Sayuran maupun Uang serta barang-barang memiliki resiko menempelnya virus mematikan itu. Meskipun demikian kata Pakde Barjo, ia tetap keluar berjualan, Walaupun tidak menggunakan masker dan pencuci tangan. “Kalau gak jualan,saya dan keluarga mau makan apa,” Ucapnya.

Perubahan cara belanja dilakukan Tika (30), Seorang LSM di Jakarta. Ia sekarang mengurangi intensitas belanja di pasar tradisional karena kesadaran warga tentang bahaya Corona masih rendah.

“Ke pasar pakai masker dan bawa hand sanitizer. Di sanaa malah dilihatin. Ada bapak-bapak penjual bertanya, neng kenapa pakai masker, oh Corona ya. Jadi kayak masih jadi bahan becandaan, agak ngeri juga, saya sengaja kepasar ini karena bosen, selalu pesan makanan lewat online terus dan kurang higienis juga,”kata Tika kepada mattanews.co, Kamis (2/4/2020).

Sebagian masyarakat, baik penjual, pedagang atau pembeli memang sempat merasa khawatir dengan adanya pandemi Virus Corona (Covid-19) ini, Terlebih saat anjuran dari Pemerintah untuk mengurangi kumpul-kumpul.

Editor : Poppy Setiawan