Reporter:Anjas
TEBINGTINGGI,Mattanews.co – Organisasi masa (ormas) Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat (GERAMM) melakukan aksi emosi tak percaya kepada pemerintah kota (Pemkot) Tebing Tinggi hingga meminta transparansi Angga dana COVID-19.
Alhasil pada hari Selasa (7/7) siang sekitar pukul 11:30 WIB ribuan masa itu menyeruduk Gedung DPRD Kota Tebing Tinggi dengan menggeleng demonstrasi.
Koordinator aksi (Korak) GERAMM Muhammad Hariyono mengatakan pihaknya mendesak DPRD Kota Tebingtinggi untuk segera mengadakan RDP (Rapat Dengar Pendapat) terkait anggaran COVID -19 dengan dinas terkait. “Dan kami meminta agar Pemko Tebingtinggi bersikap transparan terhadap anggaran COVID-19,”tegasnya
Dilanjutkannya masa aksi meminta DPRD agar mendesak Pemko membentuk Panitia Khusus (Pansus ) dalam mengawal anggaran COVID-19. Lalu meminta klarifikasi dengan dinas terkait terhadap pembangunan wastafel di setiap sekolah dan menyalurkan bea siswa bagi mahasiswa berprestasi.
“Selain itu, GERAMM juga mendesak agar program BLT (Bantuan Langsung Tunai) dilakukan secara merata dan tepat sasaran serta menuntut Dinas Kesehatan menggratiskan rapid test dan mendesak Pemko Tebingtinggi memberi solusi konkrit bagi pedagang kecil menengah terdampak COVID-19 serta pedagang kaki lima,”pungkasnya
Menyikapi aksi GERAMM, Ketua DPRD Tebingtinggi Basyaruddin Nasution mengatakan, DPRD selalu siap menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan mahasiswa.
“Dalam sepekan ini kita akan menentukan RDP, dinas terkait yang mempergunakan anggaran COVID-19, akan kita panggil semua,” ujar Basyaruddin.
Setelah mendapat kesepakatan, para pengunjuk rasa meminta Ketua DPRD Basyaruddin, untuk menandatangani surat pernyataan di atas materai tentang rencana kapan RDP digelar dan akan diikuti GERAMM.
Editor : Lintang














