Miris! Lansia di Tulungagung Berbuat Asusila Terhadap Anak Bawah Umur

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Sungguh miris terjadi seorang pria lanjut usia (Lansia) di Tulungagung sangat tega melakukan tindakan asusila terhadap seorang anak di bawah umur yang dilakukan di rumah sendiri. Tak lama berselang pelaku berhasil diamankan polisi.

Diketahui, seorang pria lanjut usia tersebut berinisial MY (64) seorang petani berdomisili Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Kepolisian Resor Tulungagung Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agung Kurnia Putra, S.I.K., M.H., M.Si., melalui Kasi Humas Inspektur Polisi Satu (IPTU) Mohammad Anshori, S.H., mengatakan pelaku diamankan petugas pada Kamis (19/1/2023) sekira pukul 21.00 WIB.

“Benar, MY diamankan anggota Polsek Pagerwojo seusai cabuli Bunga anak di bawah umur yang merupakan cucunya sendiri,” ucap Anshori sapaan akrab melalui keterangan resmi di terima mattanews.co, Sabtu (21/1/2023).

Anshori menambahkan kejadian tindakan asusila itu sebenarnya adanya laporan dari orang tua korban di Polsek Pagerwojo. Atas laporan itu petugas menindaklanjuti dan meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari keterangan orang tua korban, awalnya nenek korban (Saksi) masuk ke dalam rumah dan mendapati pelaku sudah memeluk korban,” tambahnya.

“Selanjutnya saksi memanggil orang tua dan tetangga untuk menanyakan kejadian asusila terhadap pelaku. Dari keterangan sementara, pelaku mengakui telah melakukan tindakan tersebut,” imbuhnya.

“Tak lama berselang anggota Polsek Pagerwojo datang mengamankan pelaku. Oleh petugas akhirnya pelaku di giring ke Unit PPA Satreskrim Polres Tulungagung Polda Jawa Timur dengan di dampingi keluarga korban,” kata Anshori menambahkan.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Anshori menjelaskan berdasarkan penyidikan oleh petugas, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tindak asusila terhadap anak di bawah umur.

“Pelaku mengakui telah melakukan perbuatan asusila terhadap korban. Bahkan, pelaku sebelumnya sudah pernah melakukan hal serupa pada April 2022, namun untuk tanggal lupa. Sedangkan yang kedua dilakukan di rumah korban beralamat Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung pada Kamis (19/1/2023) sekira pukul 14.00 WIB,” terangnya.

“Sementara pelaku di jebloskan di rumah tahanan Mapolres Tulungagung,” sambungnya.

“Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal Pasal 76E Jo pasal 82 ayat (1) Undang-Undang No. 23 tahun 2002 sebagaimana di ubah dengan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 sebagaimana di ubah dengan UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perubahan ke dua atas Undang – Undang Noor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 Tahun dan paling lama 15 tahun,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait