MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Desa Sungai Purun Kecil menjadi saksi nyata hadirnya pelayanan terbaik dari TNI melalui program TMMD Ke-124.
Salah satunya terlihat dari mobil patroli Kodim 1201/Mempawah yang selalu siaga di lokasi kegiatan selama sebulan penuh.
Mobil ini bukan hanya digunakan untuk kebutuhan operasional Satgas, tapi juga dimanfaatkan untuk membantu masyarakat secara langsung.
Dan satgas TMMD Ke-124 Wilayah Mempawah Letkol Inf Benu Supriyantoko, menyampaikan bahwa keberadaan kendaraan patroli tersebut menjadi bagian penting dalam mendekatkan TNI dengan warga.
“Kami tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun rasa kepercayaan. Mobil ini kadang kami gunakan antar warga yang sakit, anak sekolah, hingga angkut hasil panen mereka,” ujarnya.
Warga pun merasa terbantu. Dalam beberapa kesempatan, mobil tersebut digunakan untuk membawa warga ke puskesmas dan mengantar anak-anak ke sekolah ketika akses jalan terganggu akibat pembangunan rabat beton.
Satgas memastikan kendaraan itu siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Keberadaan mobil patroli menjadi simbol kesiapan dan respons cepat dari pihak TNI dalam melayani kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan humanis ini, TMMD tidak hanya menjadi proyek, tetapi bagian dari kehidupan sosial warga.
“Kami ingin masyarakat merasa bahwa TNI adalah bagian dari mereka, bukan sekadar tamu sementara,” tuturnya.
Program TMMD Ke-124 yang berlangsung di Desa Sungai Purun Kecil membawa dampak luar biasa, tidak hanya dari segi pembangunan infrastruktur, tapi juga pelayanan langsung kepada masyarakat.
Salah satu bentuk nyata perhatian Satgas TMMD adalah mobil patroli Kodim 1201/Mempawah yang standby setiap hari di lokasi.
Menurut Darto, petani setempat, mobil itu sangat membantu warga.
“Saya pernah dibantu Satgas mengangkut karung gabah dari sawah karena motor saya tak bisa lewat jalan rabat yang sedang dicor. Kalau tak ada mobil itu, bisa bolak-balik sampai tiga kali,” ungkapnya.
Tak hanya itu, mobil juga dimanfaatkan untuk mengantar anak-anak sekolah di dusun sebelah yang harus berjalan jauh.
“Anak saya pun pernah diantar waktu hujan lebat. Mereka (Satgas) langsung sigap tawari naik mobil patroli,” tambahnya.
Warga mengapresiasi inisiatif Kodim 1201 yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peka terhadap kebutuhan warga di lapangan.
Bagi mereka, mobil patroli ini lebih dari sekadar kendaraan dinas ini menjadi simbol kehadiran TNI sebagai pelayan rakyat.
“Kalau bisa setelah TMMD berakhir, semangat seperti ini tetap ada. Warga merasa dilindungi dan dibantu,” pungkas Darto.














