Modusnya Ngaku Dukun Ternyata Jual Sabu, Iptu Didik: Pengalaman Pertama dan Menarik

Kasat Resnarkoba Polres Tulungagung Iptu Didik Riyanto saat wawancara bersama awak media di halaman Mapolres setempat, Rabu (15/9) Foto:Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Satuan Reserse Narkoba Kepolisian resor Tulungagung membekuk seorang Pria berinisial BB (48) warga Kecamatan Kalidawir sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

Saat dijumpai, Kasat Resnarkoba Polres Tulungagung Iptu Didik Riyanto mengatakan pengalaman menarik seorang pengedar sabu dengan modus sebagai dukun supranatural.

“Jadi begini, pengalaman ini baru pertama kali Satresnarkoba Polres Tulungagung membekuk pengedar mengaku seorang dukun,” kata Didik kepada awak media usai mendampingi Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto dalam rilis ungkap kasus di halaman Mapolres setempat, Rabu (15/9/2021) Siang.

Ia menjelaskan, modus operandi tersangka tersebut mengaku sebagai dukun dan mengajak pengikutnya selama meditasi selalu mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

“Pengakuannya (Tersangka red.) agar dalam meditasi pikiran lebih tenang dan khusuk dengan begitu apa yang diinginkannya cepat dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa,” terang Mantan Kanit Pidsus Satreskrim Polres Tulungagung itu.

“Praktek tersebut baru dijalani dalam sebulan ini dan memiliki dua orang pengikut inisial B dan T,” imbuhnya.

BB (48) diantara para tersangka mengaku sebagai dukun dalam mengedarkan narkotika jenis sabu, Rabu (15/9) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

Lebih lanjut Didik memaparkan tersangka BB tersebut membuka praktiknya di rumahnya Kecamatan Kalidawir.

“Kurun satu Minggu, melakukan praktik dua sampai tiga kali dan selalu mengkonsumsi sabu.

“Yang jelas tidak memiliki pengikut yang pasti, tinggal mana yang mengajak saja akan dilayani dengan meditasi tersebut,” sambungnya.

Menurut Didik, tersangka dalam mendapatkan sabu membeli kepada orang selanjutnya dijual kembali kepada pengikutnya.

“Pada saat petugas membekuk BB dirumahnya, ditemukan 1,4 gram kemungkinan sisa dari meditasi tersebut,” ujarnya.

“Iya benar, tersangka juga menjual sabu kepada pengikutnya sebelum melakukan meditasi,” tutupnya.

Seperti diketahui Polres Tulungagung menggelar ungkap kasus Narkoba dari hasil Tumpas Semeru 2021 mulai 1-12 September 2021 sebanyak 20 kasus narkoba dengan 24 tersangka.

Satu diantara tersangka berinisial BB (48) warga Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung melakukan dengan modus sebagai dukun dalam menjual narkotika jenis sabu.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait