MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kabupaten Kapuas Hulu kembali menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Barat setelah 20 tahun absen.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, memimpin rapat koordinasi persiapan acara akbar ini dan mengundang perwakilan perusahaan perkebunan, pertambangan dan perbankan yang beroperasi di Kapuas Hulu, untuk turut memberikan dukungan.
Bupati Fransiskus Diaan menyatakan, menjadi tuan rumah MTQ ke-33 ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Kapuas Hulu.
“Ini adalah suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kita di Kabupaten Kapuas Hulu, berharap perusahaan-perusahaan di Kapuas Hulu dapat bersama-sama menyukseskan MTQ ini,” tutur Bupati.
Bupati juga mengajak perusahaan-perusahaan untuk menyukseskan acara ini demi nama baik seluruh masyarakat Kapuas Hulu sebagai tuan rumah.
“Total anggaran yang dibutuhkan untuk kegiatan ini kurang lebih Rp20 miliar. Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu telah mengalokasikan Rp10 miliar dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan bantuan sekitar Rp5 miliar untuk persiapan infrastruktur,” terangnya.
Dirinya berharap perusahaan-perusahaan dapat membantu menutupi kekurangan anggaran. Proposal yang disampaikan dapat ditindaklanjuti oleh pimpinan-pimpinan perusahaan.
“Besar harapan kami agar proposal kami dapat ditindaklanjuti oleh pimpinan-pimpinan perusahaan Bapak/Ibu,” ujar Bupati.
Dikatakan Bupati, mengingat acara ini akan dihadiri oleh ribuan kafilah dari berbagai daerah serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi, termasuk Gubernur,” terangnya.
“Ini merupakan marwah kita semua, termasuk Bapak/Ibu yang bekerja di Kabupaten Kapuas Hulu.
Oleh sebab itu, pada hari ini kami secara khusus mengundang Bapak/Ibu untuk mendengar pemaparan kami terkait dengan persiapan pelaksanaan ini,” tandasnya.














