MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Maraknya aksi penipuan yang meminta sejumlah uang dan pulsa melalui pesan singkat Whatsapp dengan mencatut nama para pejabat kini terjadi lagi di Purwakarta.
Kali ini korbannya adalah Kepala Desa Cirende Hanapiah, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.
Saat dikonfirmasi media kebenarannya tentang hal tersebut, Hanapiah menjelaskan bahwa kejadian tersebut benar adanya. Nama dan fotonya dicatut oleh oknum penipu, untuk mengambil keuntungan kepada pihak lain.
“Saya tau kabar tersebut sekitar pukul 11.48 WIB. Ada beberapa warga yang menanyakan kebenarannya, itu bapak bukan?. Dengan tegas saya jawab bukan, karena nomor saya hanya satu dan bukan itu,” tegas Hanapi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (20/8/2022).
Hanapi menghimbau kepada masyarakat, rekan kepala desa dan pejabat yang ada di kabupaten Purwakarta. Diminta berhati-hati dengan adanya upaya penipuan yang mencatut namanya dan diharapkan untuk mengabaikannya.
“Intinya saya tidak memiliki nomor lain selain yang saya gunakan saat ini. Dan saya tidak pernah melakukan hal tersebut, seperti yang dilakukan oknum penipu itu,” imbuhnya.
Perlu diketahui, pelaku penipuan yang mencatut nama kepala desa Cirende itu, telah menghubungi beberapa warga masyarakat.
Adapun nomor ponsel yang digunakan pelaku penipuan adalah 081278472448 dan 081949151760.
Melalui pesan WhatsApp pelaku meminta sejumlah uang dan pulsa kepada korban. Dengan jaminan uang itu akan segera di ganti.















