HUKUM & KRIMINAL

Narkoba PCC di Pabrik Sumpit Tasikmalaya Digandrungi Anak Muda

×

Narkoba PCC di Pabrik Sumpit Tasikmalaya Digandrungi Anak Muda

Sebarkan artikel ini

Reporter : Gian

Tasikmalaya, Mattanews.co Terungkapnya pabrik narkoba di dalam pabrik sumpit di Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) sempat menghebohkan masyarakat Indonesia.

Narkoba yang diproduksi di dalam pabrik sumpit ini ternyata jenis Pil Paracetamol Capein Carisoprodol (PCC).

Pabrik narkoba ini digrebek di Jalan Syeh Abdul Muhyi Rt 04/08 Kelurahan Gununggede Kawalu, Tasikmalaya Jabar.

Berdasarkan penyelidikan Tim 1 BNN Pusat tentang ungkap kasus, obat-obatan terlarang di wilayah Provinsi Jateng dan Jabar.

Tim melakukan penyelidikan mendalam tentang peredaran obat-obatan melalui sarana IT dan teknik penyelidikan lainnya.

Deputi BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, di pabrik sumpit itu telah di produksi cukup lama jenis narkoba yang di produksi adalah jenis PCC.

Jenis ini adalah jenis yang sangat di minati oleh anak muda. Karena harganya cukup murah dan terjangkau, sehingga pesanannya menyebar hampir ke seluruh Indonesia.

Termasuk di beberapa kota besar, seperti di Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulai Sulawesi bahkan ke Jakarta.

“Ini merupakan hasil operasi gabungan BNN (Badan Narkotika Nasional) baik Provinsi maupun Kab/Kota. Bekerjasama juga dengan Polda Jabar, Tindak Pidana narkoba Bareskrim Polri, dan seluruh Jajaran Kepolisan, serta dan TNI” ujarnya, saat ditulis Kamis (28/11/2019).

Dari Pabrik sumpit tersebut diamankan Barangbukti berupa, pil/kemasan merk Zenith, dan pil merk Carnophen sejumlah 80.940 butir atau 8.094 strip.

Lalu alat produksi 1 unit mesin cetak obat, 1 unit mesin mixing, 1 unit mesin Oven, 1 unit alat press dan packing, 1 unit kompresor, 1 unit mesin press Plastik label, 1 unit mesin gilingan tepung.

Ada juga bahan mentah narkoba yakni, corn starch, Lactoce imp.Carisoprodol.

Admin pabrik sumpit dan tusuk sate, M. JP (24) dan Operator mesin tusuk sate TW langsung dijadikan tersangka.

Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman mengapresiasi seluruh jajaran BNN dan kepolisian, karena mengungkap pabrik narkoba di daerahnya.

“Bagi kami ini sesuatu yang luar biasa mengagetkan. Kita baru tahu ternyata di daerah yang selama ini, di daerah yang tidak terbayangkan sebuah produksi dengan kamuflase sebuah pabrik sumpit, ternyata memproduksi sesuatu yang luar biasa mencengangkan” ujarnya.

Editor : Nefri