BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

‘Ngaku’ Bujangan, Kontraktor Dilaporkan Polisi   

×

‘Ngaku’ Bujangan, Kontraktor Dilaporkan Polisi   

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Empat tahun pernikahan PT (37) sepertinya sudah diujung tanduk. Pasalnya, dokter ini merasa ditipu mentah-mentah oleh suaminya, AH, yang mengaku bujangan, ternyata sudah memiliki isteri dan dua anak. Terlapor sengaja menggunakan identitas palsu, untuk menjerat korban. Sakit hati korban didampingi kuasa hukumnya, Suwito Winoto melapor ke Polrestabes Palembang, Senin (4/5/2026).

Terungkapnya kejadian ini saat korban menemukan identitas palsu (KTP) suaminya yang berkerja sebagai kontraktor, di dalam dompet, dekat kamarnya, saat berada di Jalan Ki Gede Ing Suro, Kelurahan 32 Ilir, Palembang, Kamis (25/4/2026) pukul 19.30 WIB.

Kepada petugas piket korban menjelaskan antara dirinya dan terlapor masih terikat suami isteri. Namun, dua bulan belakang banyak perubahan dan terungkap ternyata terlapor memiliki pernikahan lain, bahkan telah memiliki dua orang anak.

“Terungkapnya saat saya memeriksa dompet suami saya. Ditemukan KTP atasnama dia, namun alamat yang berbeda. Selidik demi selidik, ternyata suami saya itu sudah menikah sebelum saya,” ujar korban dengan mata yang berkaca-kaca.

Kuasa Hukum korban, Suwito Winoto menambahkan, selain memalsukan identitas, terlapor juga gadaikan sejumlah harta, berupa ruko, rumah, mobil, emas dan lainnya.

“Jadi, terlapor ini menipu klien kami menggadaikan sejumlah barang, dengan alasan untuk pengerjaan proyek. Ternyata uangnya itu dipergunakan untuk hidup isteri dan anaknya, beli rumah, mobil dan lainnya. Kami sudah kantongi bukti-buktinya,” tandas Suwito Winoto, didampingi Ricko Tampati, M Rizki Roihan, Desri dan Andy Nopiansyah.

Ketua DPD FERARI Sumsel itu berharap laporan kliennya dapat segera ditindaklanjuti.

“Harapan kami pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Palembang memproses laporan ini.

“Biar cepat perkara ini terang dan terlapor cepat ditahan,” tuturnya.

Ka SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa membenarkan adanya laporan korban.

“Laporan korban sudah diterima, kini dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.