MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kekecewaan mendalam diungkapkan Nurchotimah, warga Dusun Glodogan, Desa Pucungkidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Hampir dua pekan setelah melayangkan surat pengaduan kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Tulungagung, ia mengaku belum menerima kejelasan maupun tindak lanjut atas laporan yang diajukannya.
Kondisi tersebut membuat Nurchotimah mempertanyakan keseriusan BK DPRD Tulungagung dalam menindaklanjuti aduan masyarakat, terlebih laporan tersebut berkaitan dengan salah satu anggota legislatif aktif, Eko Wijianto.
“Sampai hari ini saya belum mendapatkan informasi ataupun kejelasan terkait tindak lanjut surat pengaduan yang saya sampaikan ke BK DPRD Tulungagung. Saya berharap ada respons dan langkah nyata,” ujar Nurchotimah saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7/2026).
Perempuan yang akrab disapa Nur itu bahkan secara terbuka mengkritik sosok Eko Wijianto yang dinilainya kurang pantas menyandang predikat sebagai wakil rakyat. Menurutnya, seorang anggota DPRD semestinya mampu menjaga komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, terutama warga di lingkungan tempat tinggalnya sendiri.
“Saya ini tetangga Pak Eko Wijianto. Seharusnya setelah menjadi anggota DPRD beliau lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat, khususnya warga Desa Pucungkidul. Tetapi yang saya rasakan justru sebaliknya,” kata Nur.
Ia juga menilai hubungan sosial Eko Wijianto dengan warga sekitar tidak berjalan harmonis. Dalam pandangannya, sikap yang ditunjukkan selama ini terkesan kurang terbuka terhadap lingkungan sekitar.
“Dengan tetangga saja menurut saya kurang harmonis dalam menjalin interaksi sosial. Kesan yang muncul adalah sombong dan angkuh. Padahal dulu saat masih menjabat Sekretaris Desa Pucungkidul kondisinya berbeda,” ungkapnya.
Tak hanya menyampaikan kritik, Nur juga meminta Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, segera memberikan perhatian terhadap laporan yang telah masuk ke BK DPRD. Ia berharap persoalan yang diadukannya dapat segera ditangani secara transparan dan profesional.
“Dari hati yang paling dalam, saya memohon kepada Ketua DPRD Tulungagung agar segera menanggapi surat pengaduan yang sudah saya sampaikan ke BK. Saya berharap Pak Eko Wijianto mau menyelesaikan persoalan yang ada dan tidak terkesan menghindar dari masalah,” tegasnya.
Sementara itu, seorang anggota DPRD Tulungagung yang enggan disebutkan namanya turut memberikan tanggapan terkait polemik yang berkembang. Ia mengaku pernah mengingatkan Eko Wijianto agar segera menyelesaikan persoalan yang telah menjadi perhatian publik.
“Sudah saya sampaikan agar masalah yang dilaporkan ke kepolisian maupun ke BK DPRD segera diselesaikan. Jangan sampai persoalan pribadi berkembang menjadi beban dan mencoreng nama baik lembaga legislatif,” ujarnya.
Menurutnya, seorang wakil rakyat harus mampu menjaga hubungan baik dengan masyarakat karena dukungan publik menjadi faktor penting dalam perjalanan politik seorang legislator.
“Saya juga pernah mengingatkan, berpikir jernihlah. Ketika nanti mencalonkan diri kembali, tentu tetap membutuhkan dukungan warga Desa Pucungkidul. Jangan sampai tali silaturahmi dengan masyarakat justru terputus karena persoalan yang tidak segera diselesaikan,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Badan Kehormatan DPRD Tulungagung maupun Eko Wijianto terkait perkembangan laporan yang disampaikan Nurchotimah. Publik kini menunggu langkah BK DPRD untuk memastikan setiap pengaduan masyarakat diproses secara objektif, transparan, dan sesuai mekanisme yang berlaku demi menjaga marwah lembaga legislatif di mata masyarakat.














