MATTANEWS.CO,KAPUAS HULU – Semangat kebersihan dan kepedulian lingkungan kembali dikobarkan di Kabupaten Kapuas Hulu. Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Ambrosius Sadau secara resmi membuka kegiatan Gerakan Indonesia ASRI Tahun 2026 di halaman Gedung Pelayanan Satu Atap (GPSA), Jumat (10/7/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah tanggal 2 Februari 2026, serta menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.4/e.905/BAK tanggal 26 Juni 2026 tentang pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh daerah.
Acara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN/BUMD, perwakilan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu.
Kehadiran lintas sektor ini menjadi bukti nyata sinergi dalam mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah atau ASRI.
Dalam sambutannya, Sekda Ambrosius Sadau menegaskan bahwa membangun lingkungan yang bersih dan lestari tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat.
“Keberhasilan mewujudkan lingkungan yang bersih dan lestari memerlukan keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama. Saat ini kita dihadapkan pada beberapa tantangan, seperti menurunnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, rendahnya partisipasi masyarakat, serta meningkatnya kebutuhan akan pelayanan publik yang responsif. Semua itu harus kita jawab melalui gerakan bersama yang berkelanjutan,” ujar Ambrosius Sadau.
Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial. Gerakan ini harus menjadi budaya baru dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kapuas Hulu.
“Melalui gerakan ini kita ingin menumbuhkan kembali nilai gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas bangsa kita. Kebersihan lingkungan dimulai dari rumah kita, dari diri kita sendiri. Jika setiap orang mulai dari hal kecil, maka dampaknya akan besar untuk kabupaten yang kita cintai ini,” tegasnya.
Untuk mengisi Gerakan Indonesia ASRI di Kapuas Hulu, Pemerintah Kabupaten merancang sejumlah aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat.
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi Gerakan Jumat Bersih secara serentak di lingkungan perkantoran dan permukiman, pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, pelaksanaan pasar murah untuk menekan harga kebutuhan pokok, penanaman pohon sekaligus pembagian bibit tanaman produktif, serta aksi donor darah.
Menurut Sekda, kelima kegiatan tersebut dipilih karena memiliki dampak langsung terhadap tiga aspek utama, yaitu kebersihan lingkungan, kesejahteraan sosial, dan kesehatan masyarakat.
“Gerakan Jumat Bersih untuk menjaga kebersihan. Pasar murah dan sembako untuk meringankan beban masyarakat. Penanaman pohon untuk kelestarian lingkungan. Donor darah untuk kemanusiaan dan kesehatan. Semua ini satu paket untuk memperkuat budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menargetkan Gerakan Indonesia ASRI mampu menjadi penggerak perubahan perilaku masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin sadar untuk mengelola sampah dari sumbernya, tidak membuang sampah sembarangan, dan aktif menjaga fasilitas umum.
“Target kita jelas. Pertama, mendorong partisipasi aktif masyarakat. Kedua, mengurangi timbulan sampah melalui pengelolaan dari sumbernya. Ketiga, menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman untuk kita tinggali bersama. Keempat, menumbuhkan kembali semangat gotong royong. Dan kelima, mendukung penuh kebijakan nasional di bidang pengelolaan lingkungan hidup dan pembangunan,” pungkas Ambrosius Sadau. (*)














