MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur Marsono, S.Sos., menanggapi terkait beredarnya video yang melibatkan oknum Anggota dewan yang diduga melakukan tindak kekerasan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak yang viral di media sosial.
Diketahui oknum tersebut berinisial JTA merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung.
Menurut Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu, ia mengaku sudah melakukan komunikasi dengan beberapa pihak terkait.
Bahkan, sambung Marsono, untuk hari ini pihaknya mengundang Badan Kehormatan (BK) DPRD Tulungagung untuk menyikapi hal tersebut sebagai respon dari lembaga.
“Jadi, sebagai respon terkait masalah tersebut, hari ini saya sudah lakukan komunikasi dan koordinasi dengan BK untuk menyikapi masalah tersebut,” ucap Marsono di hadapan awak media seusai menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-51 di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (4/7/2023).
Selain itu, Marsono menambahkan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung melakukan konfirmasi kepada oknum Anggota yang diduga adanya laporan masyarakat terkait kejadian tersebut.
“Hal ini dilakukan agar tidak salah pemahaman, maka Ketua Fraksi telah mengundang itu, sedangkan saya selaku Ketua DPRD sudah melakukan koordinasi dengan BK,” tambahnya.
“Belum ada laporan ke saya dari Ketua Fraksi, tadi saya konfirmasi setelah pemanggilan akan bertemu dengan saya,” imbuhnya.
“Kalau saya ditanya apakah JTA selama ini aktif mengikuti kegiatan selama menjadi Anggota DPRD, monggo (Silakan) dilihat di absensi saja,” katanya menambahkan.
Lebih lanjut Marsono menjelaskan atas kejadian yang melibatkan oknum Anggota Dewan ini, pihaknya sudah melakukan langkah yang tepat.
Kendati demikian, jelas Marsono, dengan melihat perkembangan itu, ia mendorong agar tahapan-tahapan dilakukan secara komunikatif, kondusif, dan humanis agar semua yang terjadi hal yang kurang baik menjadi lebih baik.
“Langkah sudah tepat kok, Ketua Fraksi sudah melangkah sesuai tugas pokok dan fungsi, sedangkan saya sudah lakukan komunikasi dan koordinasi dengan BK,” terangnya.
“Kalau bisa semua diselesaikan secara komunikasi humanis selama mereka yang punya masalah bisa komunikasi secara kekeluargaan,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, dirangkum dari segala sumber, telah terjadi insiden diduga Anggota DPRD Tulungagung berinisial JTA melakukan kekerasan di RSUD dr. Iskak Kabupaten pada Selasa (27/6) Malam sekira pukul 20.30 WIB.
Kejadian itu terekam dalam kamera pengawas yang terpasang di area gedung Graha Mandiri RSUD dr. Iskak dengan durasi 1 menit 44 detik.
Kejadian berawal saat petugas keamanan menegur pengunjung yang akan menengok orang sakit yang tidak lain Anggota DPRD JTA sedang merokok di kawasan RSUD dr. Iskak, lalu masuk ke Graha Mandiri dengan membawa anak di bawah umur.
Sepertinya, tidak bisa menerima atas teguran dari petugas keamanan tersebut, JTA lalu mendatangi petugas tersebut dan terjadilah bersitegang.
Hal ini nampak di video pada detik ke-22 terlihat JTA melepas masker petugas keamanan yang sedang berjaga dan mengatakan sesuatu kepada petugas tersebut.














