BERITA TERKINIHEADLINEPEMPROV SUMSELWakil Rakyat

Optimalisasi Pendapatan Daerah Jadi Sorotan DPRD Sumsel, Pansus Nilai Potensi SDA Belum Tergarap Maksimal

×

Optimalisasi Pendapatan Daerah Jadi Sorotan DPRD Sumsel, Pansus Nilai Potensi SDA Belum Tergarap Maksimal

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Upaya meningkatkan kemandirian fiskal Provinsi Sumatera Selatan menjadi fokus pembahasan dalam Rapat Paripurna ke-38 DPRD Provinsi Sumsel, Senin (13/7/2026). Rapat yang dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang itu mengagendakan penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah.

Juru Bicara Pansus, M. Nasir, menegaskan bahwa pembentukan pansus bukan sekadar menjalankan fungsi pengawasan DPRD, tetapi juga mencari formulasi terbaik agar potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan demi kesejahteraan masyarakat.

“Pembahasan yang kami lakukan merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujar M. Nasir saat menyampaikan laporan di hadapan sidang paripurna.

Ia menjelaskan, Pansus telah bekerja selama enam bulan, sejak 8 Januari hingga 8 Juli 2026, dengan melakukan berbagai pembahasan dan pendalaman terhadap potensi sumber-sumber pendapatan daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas kepercayaan, arahan, dan dukungan yang diberikan selama pelaksanaan tugas pansus,” katanya.

M. Nasir juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah serta pihak-pihak terkait yang dinilai kooperatif dalam menyediakan data dan informasi selama proses pembahasan berlangsung.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersikap terbuka, kooperatif, dan transparan dalam memberikan data maupun informasi yang dibutuhkan selama pembahasan berlangsung,” ucapnya.

Menurutnya, Sumatera Selatan masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah maupun sumber pendapatan lainnya, terutama dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki.

“Provinsi Sumatera Selatan memiliki potensi yang besar untuk terus meningkatkan pendapatan daerah, khususnya dari sektor sumber daya alam seperti perminyakan dan perkebunan. Potensi ini perlu dikelola secara lebih efektif melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Ia berharap berbagai rekomendasi yang disampaikan Pansus dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan strategis bagi Pemerintah Provinsi Sumsel dalam menyusun kebijakan peningkatan pendapatan daerah ke depan.

Usai Rapat Paripurna ke-38, DPRD Provinsi Sumsel kembali menggelar Rapat Paripurna ke-39 dengan agenda penyampaian laporan hasil pelaksanaan kegiatan reses pimpinan dan anggota DPRD.

Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun selama masa reses diharapkan menjadi referensi penting bagi Pemerintah Provinsi Sumsel dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Berbagai masukan yang diterima anggota dewan berasal dari masyarakat di tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten/kota. Aspirasi tersebut didominasi usulan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan sektor pendidikan.

Seluruh hasil reses tersebut akan menjadi komitmen bersama antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk ditindaklanjuti secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.

Rapat paripurna turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sumsel beserta unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda Sumsel, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Edward Candra, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.