BERITA TERKINIHEADLINEPEMPROV SUMSEL

Optimis Produksi Pertanian Sumsel Naik, 93 Persen Irigasi Fungsional

×

Optimis Produksi Pertanian Sumsel Naik, 93 Persen Irigasi Fungsional

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, LAHAT – Peningkatan produksi pangan terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Salah satunya dengan pembangunan saluran irigasi yang mengaliri persawahan dan perkebunan dan sentra tanaman pangan di kabupaten/kota.

Peresmian infrastruktur irigasi dirangkaikan dengan Kick Of Rehabilitasi Irigasi Tahun 2023 yang dipusatkan di Desa Tanjung Baru, Tanjung Tebat, Lahat dilakukan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru. Selain di Lahat, juga di OKU Selatan dan Musi Rawas. Deru menyebut, hingga saat ini setidaknya 93 persen infrastruktur irigasi di Sumsel sudah berfungsi.

“93 persen irigasi di Sumsel sudah dapat difungsikan, tinggal bagaimana petani memanfaatkannya dari 2 kali tanam menjadi 3 kali tanam setiap tahun,” ujarnya.

Lanjutnya, semakin baiknya infrastruktur irigasi diharapkan dapat meningkatkan produksi padi. Sebab, selain untuk memenuhi kebutuhan daerah juga menjadi stok pangan nasional.

Diketahui, Sumsel merupakan salah satu dari enam provinsi yang ditunjuk sebagai daerah penyangga pangan nasional. “Kita harus bersinergi bersama Bupati/Walikota yang punya potensi pertanian,” tambahnya.

Ia menyebut, dua opsi yang dapat dilakukan meningkatkan produksi pangan.

Yakni dengan ekstensifikasi perluasan area pertanian dan meningkatkan produksi lewat perbaikan sistem pertanian dengan Intensifikasi lahan yang ada. “Di Lahat kedua opsi itu  memungkinkan dilakukan. Bahkan untuk ekstensifikasi pada 2021 lalu sudah hampir 200 hektar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, infrastruktur jalan dan penanganan pasca panen juga menjadi faktor penting produktivitas pertanian. “Saya apresiasi upaya yang telah dilakukan daerah dalam memajukan sektor pertanian. Termasuk membangun infrastruktur di beberapa sentra produksi yang menjadikan  ongkos angkut petani lebih hemat,” tandasnya.

Bupati Lahat, Cik Ujang menilai, alokasi bantuan gubernur khusus dalam 5 tahun terakhir banyak membuat Lahat terbantu. Baik dalam pembangunan jalan, jembatan dan irigasi. Tahun ini, Bangubsus untuk Lahat mencapai Rp147 Miliar.

Irigasi yang telah selesai dibangun, kata Cik Ujang, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Lahat, khususnya padi. “Dengan adanya rehabilitasi irigasi Tebing Panjang ini petani dapat menanam  3 kali dalam setahun,” jelasnya.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumsel, Herwan menambahkan, pada TA 2019 – TA 2023 setidaknya  25 daerah irigasi teknis dan 6 daerah irigasi rawa yang menjadi kewenangan provinsi telah dibangun dengan total anggaran Rp220,4 miliar.

Herwan menyebut, dana Bangub perbaikan irigasi Kabupaten/ kota Rp83 Miliiar mencakup infrastruktur rehabilitasi berupa perbaikan bendungan 8 unit, rehab saluran irigasi primer dan sekunder sepanjang 119.961 meter. Perbaikan 200 pintu air di daerah irigasi, yakni di Lahat, Muara Enim, Empat Lawang, Pagaralam, OKU Selatan, OKU Timur, Musi Rawas, Ogan Ilir, OKI dan Muba.

“Artinya realisasasi capaian RPJMD dari jaringan irigasi dari tahun 2019 sampai 2023 jika dipresentasikan infrastruktur irigasi kewenangan Provinsi yang befungsi optimal mencapai 93 persen,” tukasnya.