Pancasila Ideologi Dunia

  • Whatsapp

Penulis : Dedi Busro (BPD Ciptodadi Aktivis & Penulis Buku)

Mattanews.co – Dunia pada abad ke 21 tengah menyaksikan suatu gelombang besar yang sama-sama kita ingat, dengan terjadinya krisis ideologi yang berlangsung begitu masif.

Bacaan Lainnya

Krisis ini pertama kali mulai terjadi di negara-negara yang menjadi episentrum pergulatan ideologi besar dunia, seperti eropa dan amerika serikat. Krisis itu menyebar ke seantaro jagat.

Ideologi pancasila buka merupakan suatu paham ideologi yang baru, namun indonesia resmi dengan seluruh sumpah matinya, rela darah bertumpah serta berjanji akan di surga (Syahid) demi mempertahankan sebua ideologi bangsa indonesia.

Kemerdekaan adalah gerbang utama yang semakin memantapkan posisi pancasila di dalam sanubari kader umat bangsa indonesia.

Di tengah eksistensi kedudukan pancasila yang begitu krusial di sanubari bangsa ini, tentu kita banyak mengenal ideologi-ideologi dunia yang sangat menjadi empati.

Baik empati secara negatif maupun semangat ideologi secara positif, sebagai bangsa indonesia kita dituntut secara tegas dalam mematuhi aturan tegak kokohnya berdirih pancasila.

Sebagai pemikul nasib bangsa dimasa yang akan datang pemuda dan mahasiswa adalah ujung tombak yang paling penting.

Generasi penurus harus dijaga dan dirawat serta diberi tempat untuk terus berbuat dan berkiprah, sebagai agent perubahan merawat tegaknya merah putih bangsa ini.

Saya hanya berpesan sebagai generasi muda untuk dengan tegas meminta pemerintah memberikan ruang yang seluas-luasnya, kepada generasi muda bangsa ini, di hari lahirnya pancasila hari ini 01 juni 2020 dan di tengah mewabahnya corona virus covid-19 tidak menjadi penghalang generasi muda untuk terus berbuat merawat bangsa ini.

Kalau pun ibu pertiwi masih hidup lautan api pun, akan menjadi samudra air mancur hasil tangisan ibu pertiwi yang sedih, melihat anak-anak muda bangsa ini yang terkunci bagaikan dipenjara.

Ideologi pancasila bersemayang kokoh dan tidak tergantikan, banyak lembaga yang mulai zolim merawat ideologi ini dengan gaji besar bukan merawatnya dengan kesungguh-sungguhan.

Pancasila bukan hanya dijaga keutuhanya tapi diyakini sebagai bentuk perjuangan semangat yang tidak akan pernah habis dalam berjuang, untuk bangsa tercinta yang selalu kita agungkan dengan sebutan Indonesia.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait