MATTANEWS.CO, CIAMIS – Pengurus Komisariat PMII Ma’arif Al Asy’ary Cabang Kabupaten Ciamis sukses menggelar kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD) II tingkat se-Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 April 2026, bertempat di Asrama Haji Kabupaten Ciamis, Kamis (2/04/2026)
PKD II tersebut diikuti oleh kader dari berbagai daerah di Jawa Barat yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam berorganisasi, sekaligus memiliki komitmen kuat untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa PKD II merupakan tahapan strategis dalam proses kaderisasi yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas intelektual, tetapi juga pembentukan karakter kader yang militan dan berintegritas.
“Melalui PKD II ini, kami ingin melahirkan kader yang tidak hanya paham secara konseptual, tetapi juga siap terjun langsung di tengah masyarakat sebagai agen perubahan yang membawa nilai-nilai PMII,” ujarnya.
Mengusung semangat “Dididik Ku Tradisi Sangkan Teu Leungit Jati Diri, Ditempa Ku Perjuangan Sangkan Teguh Dina Pergerakan”, kegiatan ini menekankan pentingnya menjaga identitas diri melalui tradisi, sekaligus menguatkan mental perjuangan dalam menghadapi dinamika organisasi dan sosial.
Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari penguatan ideologi organisasi, kepemimpinan, manajemen gerakan, hingga pengembangan kapasitas diri.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar kader PMII dan KOPRI se-Jawa Barat guna mempererat solidaritas serta membangun sinergi antar wilayah.
Sementara itu, Ketua Komisariat PMII Ma’arif Al Asy’ary Iman abdulrahman berharap kegiatan ini mampu melahirkan kader-kader unggul yang siap menjawab tantangan zaman.
“Harapan kami, kader yang mengikuti PKD II ini mampu menjaga nilai-nilai tradisi PMII, memiliki integritas yang kuat, serta mampu berkontribusi nyata di lingkungan masing-masing, baik di kampus maupun di masyarakat,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya PKD II ini, diharapkan lahir generasi kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam ideologi dan konsisten dalam perjuangan, sehingga mampu menjadi motor penggerak perubahan di berbagai lini kehidupan.












