Pembuatan e-KTP di Disdukcapil Ciamis, Ternyata Bisa Melalui Whatsapp

Ade Ruhiat Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Penduduk (Dafduk) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis.

MATTANEWS.CO, CIAMIS – KTP atau Kartu Tanda Penduduk adalah identitas resmi seorang warga negara yang diterbitkan oleh instansi pelaksana yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap Warga Negara Indonesia yang telah menginjak usia 17 tahun, wajib memiliki KTP sebagai tanda bahwa ia adalah warga asli Indonesia.

Dahulu, KTP awalnya memiliki batas waktu tertentu sehingga harus diperbarui saat waktu tenggangnya tiba. Namun, pemerintah menginovasi ketentuan kepemilikan KTP sehingga bisa berlaku seumur hidup yaitu dengan adanya e-KTP atau KTP elektronik.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan dari Ade Ruhiat selaku Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Penduduk (Dafduk) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis, ada beberapa syarat lain yang harus dilakukan untuk cara membuat e-KTP.

“Sebelumnya seseorang yang ingin membuat e-KTP, diwajibkan untuk mendapat surat pengantar RT atau RW tempat tinggal, kemudian ke Kantor Desa, kini masyarakat tidak perlu lagi repot-repot pergi ke rumah RT/RW dan Desa, langsung saja ke Kecamatan atau Disdukcapil,” katanya pada Mattanews.co, Rabu (23/6/2021).

Berdasarkan Perpres Nomor 96 Tahun 2018, lanjut Dia, cara membuat e-KTP atau dokumen kependudukan secara umum tidak lagi mensyaratkan surat pengantar, baik dari RT, RW, kelurahan ataupun kecamatan. Masyarakat hanya cukup membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) ke Kantor Disdukcapil setempat.

“Kalau untuk pemula, membuat e-KTP di Disdukcapil biasanya membutuhkan waktu maximal 2 hari, itu juga tergantung server ke pusat, kalau servernya lagi lancar 2 jam juga beres,” jelasnya.

Dia melanjutkan, dari 27 Kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis, 10 Kecamatan sudah memiliki mesin cetak e-KTP sendiri. 10 Kecamatan itu yang posisinya di pinggiran dan jauh dari pusat Kota Ciamis.

“Untuk itu, 10 kecamatan yang sudah memiliki Mesin Cetak e-KTP yaitu untuk memudahkan masyarakat supaya tidak harus jauh-jauh datang ke Disdukcapil. Untuk yang 17 kecamatan karena jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota, maka pembuatan e-KTP nya datang langsung kesini,” paparnya.

Lebih lanjut Dia menerangkan bahwa untuk lebih memudahkan masyarakat dalam pembuatan e-KTP, saat ini sudah bisa via pesan WhatsApp, tujuannya untuk lebih memudahkan dan menghindari kerumunan, masyarakat tidak harus datang langsung untuk tatap muka.

“Melalui pesan WhatsApp itu sudah sejak adanya Pandemi Covid-19, jadi masyarakat bisa dari rumah saja, namun persyaratannya tetap harus dikirim melalui POS karena kami sudah bekerjasama, dan nanti setelah jadi, e-KTP nya kita kirim lewat POS,” ucapnya.

Selanjutnya kata Ade, untuk pelayanan pembuatan e-KTP maupun Kartu Keluarga dan Akta kelahiran itu gratis, tidak dipungut biaya berapapun. Dan ketersediaan blangko e-KTP saat ini di Ciamis masih banyak stok, ada 20 ribu blanko kosong, untuk itu Disdukcapil siap melayani dan memfasilitasi masyarakat Ciamis untuk pembuatan e-KTP.

“Bagi masyarakat yang belum memiliki e-KTP atau mau ada perubahan e-KTP segeralah untuk mengurus, karena Kartu Tanda penduduk itu sangat penting,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait