BERITA TERKINI

Pemerintah Turun Tangan, Drainase Bayung Lencir Mulai Dinormalisasi Usai Banjir

×

Pemerintah Turun Tangan, Drainase Bayung Lencir Mulai Dinormalisasi Usai Banjir

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MUSI BANYUASIN – Banjir yang sempat melanda wilayah Bayung Lencir dan merendam SD Negeri 1 Bayung Lencir, Kantor Korwil Dikbud Kecamatan Bayung Lencir, serta pertokoan di sepanjang jalur RT 07 Kelurahan Bayung Lencir hingga ke Alfamart, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat, Jumat (5/9/2025).

Setelah banjir berulang kali dikeluhkan warga dan mengganggu aktivitas pendidikan maupun perekonomian, kini alat berat diturunkan untuk melakukan pengerukan drainase yang selama ini tersumbat dan tidak berfungsi optimal. Pengerukan tersebut menjadi langkah awal untuk mengembalikan kelancaran aliran air agar tidak lagi menggenangi kawasan padat aktivitas tersebut setiap kali hujan deras mengguyur.

Tidak hanya mengandalkan pemerintah, warga sekitar juga ikut bergotong royong membersihkan parit dan saluran air. Suasana kebersamaan terlihat ketika masyarakat bersama petugas saling membantu demi memastikan drainase benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan itu. Camat Bayung Lencir M. Imron, Korwil Dikbud Bayung Lencir Temon, Lurah Bayung Lencir Siwarudin, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Bayung Lencir Warsito, hingga anggota DPRD Musi Banyuasin Dedi Zulkarnain yang berdomisili di Bayung Lencir tampak memberikan perhatian langsung terhadap proses normalisasi drainase tersebut.

Warga pun menyambut positif respon cepat dari pemerintah. Mereka berharap dengan adanya pengerukan ini, banjir tidak lagi mengganggu kehidupan masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang selama ini paling terdampak.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang sudah cepat bertindak. Semoga dengan adanya pengerukan ini banjir tidak lagi terjadi, dan aktivitas sekolah serta perekonomian warga bisa berjalan normal,” ujar Anto salah seorang warga di lokasi kegiatan.

Meski demikian, masyarakat menilai langkah ini baru tahap awal. Mereka mendesak agar Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) ikut serius menindaklanjuti persoalan ini, terutama dengan membangun drainase permanen yang disemen agar tidak kembali tertutup tanah akibat hujan.

Dengan adanya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait, diharapkan masalah banjir tahunan di Bayung Lencir dapat segera teratasi secara menyeluruh, bukan hanya sekadar penanganan sementara.