Pemkab Tulungagung Bersama TNI-Polri Salurkan Bansos PPKM Darurat

Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf Mulyo Junaedi (tengah) didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto dan Pengurus Yayasan Buddha Tzu Chi Valentino saat memberangkatkan bansos PPKM Darurat didepan halaman Makodim setempat, Jum'at (23/7) Foto:Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Pemerintah kabupaten Tulungagung bersama TNI-Polri menyalurkan bantuan sosial Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kepada masyarakat terdampak Covid-19 sejumlah 5000 paket dan 25 Ton beras, Jum’at (23/7/2021).

Bansos tersebut secara simbolis diserahkan kepada beberapa masyarakat terdampak Covid-19 bertempat di Markas Kodim 0807 Tulungagung.

Bacaan Lainnya

Saat dijumpai awak media, Komandan Kodim 0807 Tulungagung Letkol Inf Mulyo Junaedi mengatakan penyerahan Bansos PPKM Darurat dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

“Jadi begini, penyerahan Bansos PPKM Darurat secara simbolis diberikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 disaksikan langsung oleh Pengurus Yayasan Buddha Tzu Chi Valentino,” kata Letkol Mulyo Junaedi di Makodim 0807 Tulungagung.

Letkol Mulyo Junaedi menambahkan, bansos PPKM Darurat akan disalurkan oleh para Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang ada di 19 Kecamatan Kabupaten Tulungagung.

“Bansos PPKM Darurat selain berupa beras juga berisi obat-obatan, vitamin dan satu bungkus masker,” tambahnya.

“Setiap masyarakat terdampak Covid-19 akan mendapatkan 5 kilogram beras sekaligus satu plastik masker,” sambung Perwira asli putra daerah Tulungagung sembari tersenyum.

Namun demikian, menurut Dia bansos PPKM Darurat ini juga memprioritaskan masyarakat sedang menjalani isolasi mandiri (Insoman) di rumah.

“Warga sedang jalani Insoman tersebut selain diberikan beras juga dibagikan obat-obatan plus vitamin,” ujar Letkol Mulyo Junaedi.

Dandim 0807 Tulungagung ini menghimbau kepada seluruh masyarakat dalam kebijakan PPKM Darurat agar senantiasa mematuhi protokoler kesehatan dan disiplin 5 M.

“Begini, elemen masyarakat dengan tetap patuh protokoler kesehatan merupakan langkah kongkrit dukungan kepada Pemerintah dalam percepatan penanganan penanggulangan Covid-19,” tandas Perwira pernah bertugas di Korps Baret Merah itu.

Sementara itu, Pengurus Yayasan Buddha Tzu Chi Valentino mengatakan hal serupa penyaluran bansos PPKM Darurat kepada masyarakat terdampak Covid-19.

“Begini, Yayasan Buddha Tzu Chi merupakan yayasan bergerak murni dibidang kemanusiaan guna mendukung Pemerintah dalam meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19,” katanya.

“Rata-rata per kabupaten maupun kota dibagikan 25-30 Ton beras dan dikemas per 5 kg , sudah hampir semua kota kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Timur, tinggal Blitar, Trenggalek,” sambungnya.

Valentino berharap semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga kita semua dapat menjalani kehidupan secara normal dan roda perekonomian kembali normal seperti sedia kala.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait