MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar sosialisasi pelelangan kendaraan bermotor di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di salah satu hotel setempat, Senin (6/11/2023).
Pantauan media ini kegiatan sosialisasi pelelangan kendaraan bermotor tersebut dengan menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang sebagai narasumber.
“Kegiatan hari ini sosialisasi lelang dari
KPKNL Malang untuk memberikan pemahaman terhadap seluruh peserta OPD baik kabupaten maupun kecamatan,” ucap Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, MT., melalui Asisten Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tulungagung Agus Prijanto Utomo, S.E., seusai membuka sosialisasi dihadapan awak media.
Mantan Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung menambahkan dengan digelarnya sosialisasi ini agar bisa dipahami oleh para OPD di lingkungan Pemkab maupun Kecamatan terkait kriteria kendaraan yang layak untuk dilelang.
Dengan demikian, sambung dia, kendaraan yang sudah tidak aktif dan tidak dioperasionalkan lagi yang selama ini menjadi beban APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) untuk pajak dan perawatan.
“Sehingga dalam proses pelelangan nanti bisa dipahami oleh bapak- bapak OPD terkait apa saja kriteria terkait kendaraan yang layak untuk dilelang,” tambahnya.
Lebih lanjut Agus menjelaskan untuk lelang kendaraan bermotor roda dua ada tiga tahap sejumlah 36 unit, sedangkan untuk roda empat ada empat unit, sekaligus ada scrap.
“Dalam lelang kendaraan bermotor 2 ada 3 tahap jumlah 36 unit, roda 4 dan scrap juga ada. Tahap 3 ini ada 256 kendaraan baik roda 2 dan 4 juga ada roda 3. Total karena ini masih tahap pertama nominal kita belum secara detailnya,” terangnya.
“Dari harga paling bawah saja, nanti kan secara online, jadi teman media juga bisa mengikuti sebab ini umum, saya harapkan teman media juga bisa bantu lakukan kontrol,” imbuhnya.
“Harga limitnya 70 juta dan ini merupakan paket hemat. Sedangkan untuk tahap pertama untu satu paket itu ada 6 unit dan ini sudah serinya dengan jenis bermacam-macam,” katanya menambahkan.
Menurut dia, dalam lelang ini total paket ada 10 paket. Dan ini kendaraan bermacam-macam baik itu kendaraan kondisi sudah tidak bisa jalan atau yang bisa digunakan tapi sudah tidak layak seperti Suzuki RC tahun 80, A100, Win, dan lain sebagainya.
Lebih dalam Agus memaparkan adapun tujuan digelarnya lelang ini untuk penghematan APBD.
“Analisa untuk kendaraan untuk biaya pajak dan perawatan sedangkan nilai nominal coba kita hitung ulang kembali. Hasil dari lelang kita estimasi masuk ke PAD itu 70 juta dan ini pun masih bergerak kalau nanti dari peserta banyak yang menawar dan berani sehingga bisa naik,” paparnya.
“Menghemat ratusan juta, pelelangan dilakukan hari kamis lusa (9/11), dan mulai hari ini bisa langsung daftar,” pungkasnya.
Tempat sama, Kepala BPKAD Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, S.STP., M.M., melalui Kepala Bidang (Kabid) Barang Milik Daerah (BMD), Wahyu Dwi Ekna Eristyawati menuturkan bahwasanya Pemkab Tulungagung melalui perantaraan KPKNL Malang akan mengadakan penjualan/lelang barang milik daerah berupa paket kendaraan dinas operasional pada Kamis (9/11/2023).
“Batas akhir penawaran pukul 10.00 waktu server (WIB) untuk motor, pukul 11.00 untuk mobil, dan pukul 13.00 Scrap roda 2,” tuturnya.
“Alamat domain https://www.lelang.go.id dan tempat lelang di kantor KPKNL Malang jalan Sudanco Supriyadi Nomor 157, Kecamatan Sukun, Kotamadya Malang, Jawa Timur. Penetapan pemenang setelah batas akhir penawaran,” sambungnya.
“Sebelum pelaksanaan lelang online, kami memberikan kesempatan kepada calon peserta lelang dapat melihat dan mengetahui objek lelang pada hari Selasa dan Rabu (7-8 November 2023) pukul 09.00-12.00 WIB bertempat di bekas pertokoan Belga jalan KH Agus Salim Nomor 11 Tulungagung,” katanya menambahkan.
Menurut dia, jumlah kendaraan lelang tahap 1 jumlah kendaraan roda 4 ada 13 unit, roda 2 ada 59 unit, Scrap ada 11 sehingga total 83.
“Harga perolehan total Rp. 983.889.000,00 dan nilai limit total Rp. 220.304.000,00 dengan jumlah total paket ada 24,” ujarnya.
“Sehingga PAD yang dapat diperoleh Rp. 220.304.000,00, dan nilai pemeliharaan yang dihemat untuk roda 4 yakni Rp. 436.800.000,00, roda 2 Rp. 215.350.000,00, dan Scrap Rp. 46.250.000,00,” imbuhnya.














