MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terus berupaya mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Namun, upaya itu tidak bisa dilakukan sendiri, diperlukan usaha bersama oleh semua pihak.
Mewujudkan itu, Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni meminta kepada KADIN (Kamar Dagang Indonesia) ikut berkontribusi dengan memperkuat kemitraan kedua belah pihak.
“Semua ini bisa dicapai dengan kebersamaan kita semua, baik pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Kebersamaan harus terus diperkuat dan diperkokoh agar hasilnya jauh lebih baik. Hal ini bisa menjadi lebih baik daripada kita jalan sendiri-sendiri,” ujar Fatoni saat membuka Kadin Sumsel Expo 2023 di Palembang Sport and Convetion Center (PSCC), Jumat (27/10/2023).
Fatoni menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Sumsel terbilang baik, sebesar 5,24 persen. Inflasi Sumsel 2,28, sama seperti nasional. Sementara angka kemiskinan ekstrem Sumsel juga turun drastis dari 3,19 persen (2022) menjadi 1,41 persen di tahun ini. Kemudian, prevalensi stunting juga turun signifikan dari 24,8 persen menjadi 18,6 persen (6,2 persen).
Fatoni mengungkapkan, pandemi Covid-19 yang melanda dunia cukup meluluhlantakkan perekonomian. Kini, permasalahan berlanjut pada inflasi.
“Dengan kekompakan dan kolaborasi semua pihak, kita yakin Sumsel bisa mreakukan percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia berharap, Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) yang bebarengan dengan KADIN Sumsel Expo 2023 dapat menghasilkan program produktif dan inovatif sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KADIN Indonesia Yukki N Hanafi mengapresiasi dukungan Pemprov Sumsel. Dia berharap, kemitraan dan sinergi dapat terus ditingkatkan demi percepatan investasi perdagangan di Sumsel.
Rapimprov itu, lanjutnya, juga akan mendorong perdagangan dan investasi agar sejalan dengan capaian perekonomian Sumsel.














