MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Semangat memperkuat persatuan dan kebersamaan terus digelorakan kalangan pemuda di Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Salah satunya melalui turnamen catur “Sunting Master Cup” yang digagas Persatuan Pemuda Sunting Kecamatan Bandar Pusaka.
Mengusung tema “Bangsa yang Kuat Dibangun dari Masyarakat yang Cerdas”, turnamen tersebut akan dipusatkan di Kampung Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.
Ketua Panitia, Iwan Saputra, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi ajang adu kemampuan dan strategi di atas papan catur.
“Lebih dari itu, turnamen diharapkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan sosial, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat,” ucapnya, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum positif bagi masyarakat Aceh Tamiang untuk kembali memperkuat solidaritas dan kebersamaan pascabencana hidrometeorologi yang sempat melanda wilayah tersebut.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat, khususnya para pemuda. Catur bukan hanya permainan strategi, tetapi juga melatih kecerdasan, ketelitian, kesabaran dan sportivitas,” ujar Iwan.
Sementara itu, Datok Penghulu Kampung Sunting, Azhari, bersama Camat Bandar Pusaka, Cakra Agie, saat dikonfirmasi menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan turnamen tersebut.
“Kami menilai kegiatan yang digagas pemuda tersebut merupakan salah satu bentuk nyata dari semangat kebangsaan sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda di Bandar Pusaka mampu menghadirkan kegiatan positif dan produktif bagi masyarakat,” sebutnya.
Dikesempatan yang sama, Steering Committee kegiatan, Darwis, yang juga merupakan anggota komunitas catur Kuda Hitam Bandar Pusaka, mengungkapkan animo masyarakat terhadap turnamen tersebut cukup tinggi.
“Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 6 hingga 12 September 2026. Pelaksanaan turnamen dijadwalkan setelah proses pendaftaran ditutup,” ungkapnya.
Tingginya minat peserta, kata Darwis, menunjukkan bahwa olahraga catur masih memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat, sekaligus menjadi potensi untuk mengembangkan komunitas catur di Kecamatan Bandar Pusaka.
“Antusias masyarakat cukup tinggi. Kami berharap turnamen ini dapat berlangsung dengan baik dan menjadi agenda positif yang bisa terus dikembangkan ke depannya,” pungkasnya.














