BERITA TERKINI

Pendaftaran Calon Sekda Tulungagung Resmi Dibuka, Kadishub Tulungagung Lontarkan Jawaban Menohok, Ada Apa?

×

Pendaftaran Calon Sekda Tulungagung Resmi Dibuka, Kadishub Tulungagung Lontarkan Jawaban Menohok, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, Drs. Johanes Bagus Kuncoro, M.Si., mengatakan Pemerintah kabupaten (Pemkab) telah mengumumkan adanya seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung Tahun 2023. Kendati begitu, ia justru tidak berminat untuk mendaftar.

Pernyataan itu dikatakan Bagus lebih akrab disapa disela-sela sebelum dimulainya pergelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka puncak Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818 di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso setempat, Sabtu (25/11/2023) Malam.

“Kelihatannya saya tidak ikut mendaftar calon Sekda, karena menurut saya pribadi tidak ada yang diperjuangkan,” ucap Pria dulu pernah menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Kabupaten Tulungagung sembari tersenyum itu.

Media ini menggali dari sumber terpercaya bahwasanya secara resmi pengumumuan itu dikeluarkan oleh Panitia Seleksi Terbuka JPTP Sekda Kabupaten Tulungagung No. 22/PANSEL-TA-SEKDA/XI/2023.

Bagus menambahkan seiring dengan dibukanya lowongan pengisian jabatan tersebut, ia mengaku namanya santer disebut-sebut kans menjadi Sekda Kabupaten Tulungagung.

Dalam struktural, sambung dia, Sekda itu sebagai koordinator saja. Ia berpandangan bahwa pada saat koordinasi tidak berjalan, maka bisa dipastikan pemerintahan itu tidak akan berjalan juga.

“Iya memang benar kalau diluaran sana nama saya itu sering disebut-sebut. Tapi, secara pribadi saya tidak kok,” tambahnya.

“Melihat dinamika Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti ini, menurut saya lebih baik tidak ikut mendaftar calon Sekda Tulungagung, daripada menjadi penghalang kebaikan Tulungagung,” imbuhnya.

Saat dicercar pertanyaan kenapa tidak berminat mengikuti seleksi jabatan Sekda Kabupaten Tulungagung, Bagus pun menjawab dengan lugas dan tegas.

“Tidak ada masalah non teknis. Kalau saya tidak ada masalah hanya secara pribadi dari membaca medan pertempuran itu, dan melihat saat ini saya kurang 6 tahun purnatugas, maka saya harus bahagia dan bahagia saya, oleh sebab itu saya tidak ingin perang,” tegasnya.

“Kalau tidak tertarik daftar calon Sekda, maka saya tidak tahu kapan proses penjaringan dan seleksi untuk jabatan tersebut dilaksanakannya,” sambungnya.

Lebih lanjut Bagus menjelaskan ia pun tidak menampik bahwasanya dirinya merupakan senior di lingkungan STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri) di Pemkab Tulungagung.

Meskipun demikian, ia memiliki filosofi bahwa hidup itu pilihan. Pada saat negara tidak membutuhkan kenapa harus mengajukan diri.

“Sekarang saja orang yang ajukan diri saja pada saat negara tidak membutuhkan menjadi polemik di Indonesia artinya dalam formasi ini tenaga saya tidak dibutuhkan kenapa saya memaksakan diri untuk daftar karena itu namanya egois,” terangnya.

“Kalau memang ada yang lebih baik saya pikir monggo yang lebih baik karena saya bukan orang terbaik,” imbuhnya.

“Karier tertinggi seorang ASN (Aparatur Sipil Negara) itu jabatan sebagai Sekda. Dan, itu sebuah jabatan selektif,” katanya menambahkan.

“Pada saat seorang prajurit itu diperintah oleh atasan karena memang dibutuhkan oleh negara maka saya akan mendaftar calon Sekda, tapi kalau secara pribadi saya tidak, karena Sekda bukan sebagai cita-cita, dan saya akan mengabdi untuk Tulungagung dari sisi lain,” urainya.