Pengasuh Ponpes di Kabupaten OKI Diciduk Usai Cabuli 7 Orang Santrinya

  • Whatsapp
BM, pengurus ponpes di Kabupaten OKI Sumsel diciduk polisi usai mencabuli 7 orang santrinya (Rachmat Sutjipto / Mattanews.co)
BM, pengurus ponpes di Kabupaten OKI Sumsel diciduk polisi usai mencabuli 7 orang santrinya (Rachmat Sutjipto / Mattanews.co)

Reporter : Rachmat Sutjipto

OGAN KOMERING ILIR, Mattanews.co – Sempat hendak lari dari tanggung jawab atas perbuatan bejatnya terhadap sejumlah santri salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, oknum pengasuh pesantren bernama BM (32), akhirnya dibekuk polisi tanpa perlawanan.

Bacaan Lainnya

Kapolres OKI AKBP Alamsyah melalui Kasubbag Humas Polres OKI AKP Iryansyah mengungkapkan, perbuatan asusila ini sendiri dilakukan BM terhadap tujuh santri, yang tengah menempuh pendidikan di pesantren, yang mana salah satunya diasuh oleh dirinya sendiri.

Para korban BM baru berusia antara 14 -17 tahun ini. Bahkan tiga santri di antaranya, telah disetubuhi oleh pelaku. Sedangkan 4 santri yang lainnya, sempat mengalami pencabulan. Perbuatan tak senonoh tersebut, dilakukan BM pada hari Minggu (11/10/2020) lalu.

“Setelah merasa perbuatannya terbongkar, tersangka sengaja menghilang dari pondok pesantren. Meski begitu, jejak pelariannya sempat terendus tengah melarikan diri ke Lampung,” ucapnya, Rabu (25/11/2020).

Ia mengatakan, awalnya pelacakan keberadaan pelaku diketahui tengah berada di kawasan Lampung Selatan sempat menghilang.

Namun berkat kegigihan Unit Pidum dan Unit PPA Satreskrim Polres OKI, posisi tersangka terlacak saat mengunakan ponsel yang bersangkutan,

“Pengejaran dilakukan polisi saat pelakun terpantau berada di Terminal Mulyo Jati Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Saat itu, tersangka tengah berada di pinggir jalan, langsung dibekuk polisi. Saat ini, tersangka diamankan di Mapolres OKI,” ujarnya.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait