BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Peringatan HANI 2026, Wawako Franky Ajak Pelajar Prabumulih Jauhi ini

×

Peringatan HANI 2026, Wawako Franky Ajak Pelajar Prabumulih Jauhi ini

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Wakil Wali Kota (Wawako) Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M. menjadi narasumber dalam acara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih di SMAN 2 Prabumulih, Kamis (23/7/2026).

Melalui peringatan HANI 2026, Pemerintah Kota Prabumulih bersama BNN berharap lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter serta semakin memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Prabumulih Bersinar (Bersih Narkoba). Dengan semangat kebersamaan, perang melawan narkoba diharapkan dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas.

Dalam isi materinya, Wawako Prabumulih mengajak para pelajar untuk menjauhi penggunaan rokok elektrik atau vape serta segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, generasi muda harus mampu menjaga kesehatan dan masa depan dengan tidak mencoba berbagai zat yang dapat merusak diri maupun membuka peluang terjerumus ke dalam penyalahgunaan Narkoba.

“Generasi muda adalah harapan bangsa. Jangan rusak masa depan dengan narkoba maupun kebiasaan yang berdampak buruk bagi kesehatan. Jadilah pelajar yang sehat, berprestasi, dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” tegas Franky.

Ia menambahkan, perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum maupun BNN, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar. Karena itu, para pelajar diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mengajak teman sebaya untuk hidup sehat dan menjauhi narkoba.

Diacara yang sama, Perwakilan BNN Kota Prabumulih, Decky, mengingatkan bahwa penggunaan vape tidak boleh dianggap sebagai tren yang aman. Menurutnya, vape dapat menjadi salah satu media yang disalahgunakan untuk mengonsumsi narkotika.

“Ada liquid vape yang disalahgunakan dengan mencampurkan atau mengandung zat narkotika. Ini sangat berbahaya dan bisa menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan remaja,” jelasnya.

Decky menuturkan, modus penyalahgunaan Narkoba terus berkembang sehingga masyarakat, khususnya pelajar, harus lebih waspada terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan yang dikemas dengan cara modern.

“Karena itu, BNN Kota Prabumulih terus mengintensifkan edukasi dan sosialisasi di lingkungan sekolah agar para pelajar memiliki pemahaman yang benar mengenai bahaya Narkoba, termasuk potensi penyalahgunaan melalui vape,” ujarnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

“Tolak serta jauhi dan segera melaporkan kepada guru, orang tua, maupun pihak berwenang apabila mengetahui adanya dugaan peredaran atau penyalahgunaan Narkoba di lingkungan sekitar,” tungkasnya.