Peringatan Hari Ibu ke-94 Diguyur Hujan, Bupati Tulungagung Sebut Peran Ibu Luar Biasa

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., menyebut peran seorang ibu sangat luar biasa khususnya membina rumah tangga dalam keluarga.

Perjuangan perempuan, kata Maryoto dari masa ke masa semenjak adanya Kongres Perempuan pertama di tahun 1928, menjadi tonggak perjuangan perempuan Indonesia dan sudah sangat berperan dalam derap pembangunan di Indonesia.

Pernyataan ini dikatakan Maryoto seusai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ibu ke-94, Hari KORPRI ke-51, dan Hari Bela Negara ke-74 bertempat di halaman kantor Bupati Tulungagung, Senin (26/12/2022) Pagi.

“Tema Hari Ibu ke-94 yakni Perempuan Berdaya Indonesia Maju,” ucap Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., dihadapan awak media.

Maryoto menambahkan momentum peringatan Hari Ibu ke-94 ini sebenarnya mengingatkan kembali kepada semuanya bahwasanya sejarah merupakan sesuatu yang di lewati dan betul-betul mempunyai satu makna begitu besar peran seorang ibu.

Dari perspektif kesetaraan gender, lanjut Maryoto perbedaan peran perempuan dan laki-laki di Indonesia bisa dianggap secara umum terlihat tidak terlalu tampak perbedaan yang sangat ekstrem.

“Peran seorang ibu dalam membina rumah tangga khususnya keluarga sangat penting sekali di mulai dari membina anak-anak yang dipersiapkan menjadi pemuda-pemudi yang handal,” tambahnya.

“Oleh karena itu, bisa memberikan satu dasar adanya gender kesetaraan peran antara peran perempuan dan laki-laki. Dan, kita ketahui gender ini diangkat bukan nasional tapi internasional dan kita tahu banyak pemimpin negara dari perempuan,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Maryoto menjelaskan peran seorang ibu dalam menopang derap pembangunan di Indonesia khususnya kabupaten Tulungagung sangat besar sekali.

Dengan demikian, Maryoto mengharapkan perempuan-perempuan di Indonesia khususnya Tulungagung di masa kini agar tidak melupakan makna perjuangan perempuan Indonesia di masa lalu.

“Peran seorang wanita di Tulungagung sangat besar sekali diantara seperti mulai pembinaan keluarga di tengah masyarakat melalui PKK, Dasawisma dan utamanya ibu yang mengelola manajemen rumah tangga itu penting sekali baik itu berupa persiapan pendidikan anak, pendidikan keluarga untuk memberikan support,” terangnya.

“Dalam hal ini peran ibu sangat luar biasa. Maka dari itu gender sesuatu hal wajib sampai di tingkat pemerintahan,” sambungnya.

Bupati Tulungagung sangat mengapresiasi para peserta upacara yang didominasi para perempuan, meskipun kondisi hujan lebat tetap bersemangat mengikuti jalannya upacara sampai selesai.

“Hujan bukan sesuatu yang luar biasa, dan saya bangga melihat ibu-ibu dalam mengikuti upacara dalam keadaan hujan deras tetap semangat,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait