BeritaBERITA TERKINIHEADLINEhomeNUSANTARAPEMERINTAHANPENDIDIKAN

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Pj Bupati Tulungagung : Sungai Bukan Tempat Sampah ! 

×

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Pj Bupati Tulungagung : Sungai Bukan Tempat Sampah ! 

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 di lapangan Desa Tanggulkundung, Kecamatan Besuki setempat, Selasa (23/7/2024).

Saat dijumpai, Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, MT., mengatakan ia menyebut bahwasanya sungai bukan merupakan tempat sampah.

Berbicara sungai, sambung dia, sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara).

“Sungai itu bukan tempat sampah, maka mulai sekarang mari kita rubah cara pandang terhadap sungai harus disesuaikan, dan jangan sampai sungai dianggap sebagai bagian belakang dari hunian dengan begitu terkesan sebagai tempat buangan,” ucap Heru dihadapan awak media.

“Maka, harus dipandang dari sisi depan hunian dengan begitu kalau bagian depan itu harus dipelihara kemudian juga bisa diberdayakan dan tentunya ada bagian penting sungai yang harus terpelihara dengan baik terutama jangan sampai membuang sampah sembarangan,” imbuhnya.

“Sebagai upaya perbaikan iklim dan lingkungan itu sepanjang aliran sungai untuk tanaman yang tidak dipakai harus dibersihkan,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut Heru menjelaskan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini mengingatkan umat manusia untuk menghadapi tantangan lingkungan hidup yang ada saat ini, mengingat fenomena pemanasan global semakin mengkhawatirkan sehingga bumi tidak begitu sehat lagi.

“Makna tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 ini penyelesaian krisis iklim dengan inovasi prinsip keadilan artinya iklim adalah menjadi bagian kita sehari-hari oleh karena itu wajib dipelihara,” terangnya.

“Kita tahu sudah terjadi degradasi lingkungan oleh karena itu kewajiban kita bersama untuk mengurangi degradasi tersebut yang pertama tentunya melalui vegetasi sudah kita contohkan hari ini menanam pohon kemudian memberikan bantuan tanaman produktif kepada beberapa Desa di Kecamatan Bandung dan Besuki,” sambungnya.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh rekan-rekan ekspedisi susur sungai sangat peduli akan menjaga dan memelihara ekosistem lingkungan,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Koordinator Tim Ekspedisi Susur Sungai Kabupaten Tulungagung, Hadi Sudrajat menuturkan pihaknya memiliki kepedulian masalah ekologi dan konservasi alam ini karena melihat selama ini sungai sudah beralih fungsi yang awalnya untuk aliran kini sebagai tempat membuang sampah.

“Kami dari ekspedisi susur sungai memiliki kepedulian dan terketuk hati terhadap ekosistem sungai sehingga tidak terganggu,” Drajat lebih akrab disapa itu.

“Selain itu, ekologi sangat penting sebab jika ekosistem itu tidak dipelihara dengan baik maka akan terjadi musibah seperti tanah longsor dan banjir maupun kekeringan. Maka, kami selaku pegiat lingkungan mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan peduli terhadap lingkungan dan alam dengan begitu turut berpartisipasi dalam memelihara melestarikan lingkungan,” imbuhnya.

Menurut dia, selaku pegiat lingkungan ia menititikberatkan ketika lingkungan bersih maka akan menciptakan generasi dan pemimpin yang bersih dan muaranya adalah ketika lingkungan itu bersih ekonomi pasti berjalan dengan baik.

“Dengan demikian, tentunya akan menambah mobilisasi daya beli masyarakat pada ekonomi akan datang lebih baik lagi, hal itu sesuai dengan visi misi Tulungagung Emas yang akan datang,” tambahnya.

Pantauan media ini kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 diakhiri dengan penandatanganan petisi bersama Ekspedisi Sungai Trenggalek-Tulungagung oleh Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno dan jajaran Forkopimda. Selanjutnya dilakukan penanaman pohon di lapangan Desa Tanggulkundung, Kecamatan Besuki setempat.