BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Peringati Hakordia 2025, Kejari Kapuas Hulu Perkuat Gerakan Anti-Korupsi

×

Peringati Hakordia 2025, Kejari Kapuas Hulu Perkuat Gerakan Anti-Korupsi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Dalam momentum peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Hulu menghadirkan rangkaian kegiatan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat sebagai upaya memperkuat komitmen pemberantasan korupsi di daerah.

Agenda berlangsung sejak 8 hingga 9 Desember 2025 dan melibatkan jajaran Kejari Kapuas Hulu bersama sejumlah pemangku kepentingan.

Rangkaian kegiatan dibuka pada Senin, 8 Desember 2025 pukul 09.00 WIB melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di Aula Politeknik Negeri Pontianak Program Pendidikan Di Luar Domisili (PDD) Putussibau.

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa PDD Politeknik Negeri Pontianak dan STIT Iqra Kapuas Hulu.

FGD menghadirkan pemaparan materi oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Kapuas Hulu, Adam Putrayansya, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam gerakan pencegahan tindak pidana korupsi.

Kepala Kejari Kapuas Hulu, I Ketut Suarbawa, S.H., M.H., dalam sambutannya juga menegaskan bahwa pencegahan adalah garda pertama pemberantasan korupsi—dan tugas ini tidak hanya berada di pundak aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Mereka memiliki posisi strategis dalam menjaga integritas dan membangun budaya antikorupsi sejak dini,” tegas Kajari dalam arahannya.

Memasuki puncak peringatan Hakordia pada 9 Desember 2025, Kejari menggelar pembagian merchandise bertema anti korupsi kepada masyarakat di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejari bersama seluruh pegawai sebagai bentuk kampanye publik agar pesan integritas dapat tersampaikan secara luas.

Usai pembagian merchandise, agenda berlanjut dengan kegiatan Penerangan Hukum di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu.

Kegiatan ini dihadiri para Kepala Sekolah SD dan SMP, bendahara, pengawas hingga pejabat dinas terkait.

Pada sesi ini, Kepala Kejari Kapuas Hulu memberikan pemahaman mendalam mengenai pencegahan korupsi di sektor pendidikan, termasuk tata kelola anggaran Dana BOS dan BOP serta potensi risiko pelanggaran yang dapat berujung pada tindak pidana.

“Sektor pendidikan adalah fondasi pembentukan karakter bangsa. Karena itu pengelolaannya harus bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” ujar Kajari.

Ia menegaskan bahwa Kejaksaan bukan hanya hadir sebagai penindak hukum, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan edukasi dan pendampingan hukum.

Melalui rangkaian kegiatan Hakordia tahun ini, Kejari Kapuas Hulu kembali meneguhkan komitmennya untuk terus mendorong integritas, transparansi, dan akuntabilitas di berbagai lini.

Sekaligus mengajak masyarakat Kapuas Hulu untuk bersama-sama membangun lingkungan yang bersih dari korupsi demi masa depan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.