Pertamina RU III Lakukan Replikasi Budidaya Ikan Endemik Sumsel dengan Kelompok Tani Ikan Melati Batalyon Arhanud 12/SBP

  • Whatsapp
Komandan Yon Arhanud 12/SBP, Letkol Arhanud Rimba Anwar SIP MIP bersama dengan officer Commrel &CSR Pertamina RU III Plaju, Ahmad Adi Suhendra, serta Manajer HSSE Pertamina RU III, Binsar Butar Butar, Ketua Kelompok Tani Ikan Melati, Dewi Tuti Aini melepas ikan belida ini, Kamis (8/4).
Komandan Yon Arhanud 12/SBP, Letkol Arhanud Rimba Anwar SIP MIP bersama dengan officer Commrel &CSR Pertamina RU III Plaju, Ahmad Adi Suhendra, serta Manajer HSSE Pertamina RU III, Binsar Butar Butar, Ketua Kelompok Tani Ikan Melati, Dewi Tuti Aini melepas ikan belida ini, Kamis (8/4).

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Kolam besar seluas 25×20 meter menjadi saksi bisu awal mulanya pembudidayaan ikan belida di Batalyon Arhanud 12/Satria Bhuana Prakasa. Di kolam berbentuk persegi panjang itu ada sebanyak tiga ekor ikan belida dewasa yang dilepaskan. Replika budidaya ikan belida ini secara langsung dikelola Kelompok Pembudidaya Ikan Melati yang merupakan gabungan bersama Persatuan Istri Tentara Batalyon Arhanud 12/SBP.

Pelepasan ikan belida ini dilakukan secara perlahan dari sebuah ember penyimpanan ikan sebelum menyentuh air di dalam kolam sebagai strategi agar ikan bisa beradaptasi dengan habitat yang baru.

Bacaan Lainnya

Komandan Yon Arhanud 12/SBP, Letkol Arhanud Rimba Anwar SIP MIP bersama dengan officer Commrel &CSR Pertamina RU III Plaju, Ahmad Adi Suhendra, serta Manajer HSSE Pertamina RU III, Binsar Butar Butar, Ketua Kelompok Tani Ikan Melati, Dewi Tuti Aini melepas ikan belida ini, Kamis (8/4).

Di Batalyon Arhanud 12/SBP ini sebenarnya ada delapan kolam besar, namun hanya satu yang dikhususkan untuk budidaya ikan ini. Sementara kolam yang lain sudah berisi ikan-ikan yang sudah dikembangbiakkan lebih dulu, diantaranya ikan lele, ikan nila, ikan patin hingga ikan gurami.

Rencananya akan ada 7 ekor ikan belida yang akan dilepaskan kedalam kolam, namun 4 ekor lainnya akan ditumpahkan ke kolam pada tahap selanjutnya. Pembudidayaan ikan belida yang merupakan ikan langka khas Palembang ini tidak terlepas dari Pertamina RU III Plaju dan juga Balai Riset Perikanan Perairan Darat di Sumsel.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terimakasih kepada Pertamina karena sudah memberikan kesempatan kepada Arhanud 12/SBP berupa CSR (corporate social responsibility) budidaya ikan belida. Sebagaimana kita ketahui ikan ini adalah ikan langka, dan Batalyon ini mendapat kesempatan langka untuk memelihara dan mengembangbiakkan ikan belida ini,” kata Komandan Yon Arhanud 12/SBP, Letkol Arhanud Rimba Anwar SIP MIP.

Ia berharap, di Batalyon ini ikan belida ini dapat berkembang biak dengan sempurna. “Harapan kita kedepannya selain bisa mengembangbiakkan ikan belida ini dan menjadi inspirasi tentang cara mengembangbiakkan baik dalam lingkup satuan, atau bisa dikembangbiakkan secara mandiri oleh semua prajurit Batalyon Arhanud 12/SBP,” jelasnya.

Batalyon ini diketahui sudah melakukan pengembangbiakkan ikan sebagai komitmen TNI dalam kedaulatan pangan di Tanah Air. Komitmen ini mulai difokuskan dan digalakkan sejak awal Januari 2021 lalu.

Di area kolam juga dihiasi dengan sajian menakjubkan berupa sarana rekreasi yang dibuka untuk masyarakat umum. Sehingga tidak hanya fokus pada pembudidayaan ikan, namun juga bisa menjadi sarana rekreasi bagi masyarakat yang ada di sekitar Batalyon.

Sementara itu, Comrell & CSR Manager Pertamina RU III Plaju, Rachmi Indah Sari mengatakan, pihaknya memiliki program CSR ikan belida yang dapat menjaga keanekaragaman hayati.

“Jadi kita telah melakukan serah terima indukan ikan belida dan ikan tembakang sebagai wujud kepeduliaan RU III terhadap pelestarian ikan endemik di Sumsel,” kata dia.

Budidaya ikan belida ini dilakukan di Batalyon Arhanud 12/SBP. “Kami menggandeng masyarakat dan Arhanud untuk serta membudidayakan ikan belida ini. Nanti didampingi oleh Balai Riset. Harapannya ikan belida ini dapat berkembang biak, bertelur, menetas, besar kemudian bertelur lagi, sehingga siklusnya jalan,” kata dia.

Harapannya kedepan, dengan adanya budidaya ini maka ikan belida tidak lagi masuk menjadi kategori ikan yang langka. “Ikan belida ini sekarang kan sudah masuk sebagai ikan yang langka. Pertamina melalui program tanggungjawab sosial lingkungan kami punya program ini untuk ikut turut serta melestarikan ikan belida ini,” pungkasnya. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait