BeritaBERITA TERKINIHEADLINEhomeNUSANTARAPEMERINTAHANPOLITIK

Pimpin Apel Perdana, Bupati Tulungagung Sebut ‘Anak Buah’ Tidak Tegak Lurus Segera Laporkan 

×

Pimpin Apel Perdana, Bupati Tulungagung Sebut ‘Anak Buah’ Tidak Tegak Lurus Segera Laporkan 

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Bupati Tulungagung Provinsi Jawa Timur, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menyebut ‘anak buah’ tidak tegak lurus segera dilaporkan. Hal itu menindaklanjuti hasil setelah mengikuti masa orientasi kepemimpinan (Retreat) di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah lalu.

Pernyataan itu dikatakan Gatut Sunu lebih akrab disapa seusai memimpin Apel Perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tulungagung di halaman kantor Bupati setempat, Senin (3/3/2025) Pagi.

“Pesan saat Retreat itu agar melaporkan jika ada anak buahnya yang tidak tegak lurus segera dilaporkan,” ucap Pemilik Romo Wijoyo Group didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., di hadapan awak media itu.

“Hal itu, sudah saya sampaikan kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) agar ditindak lanjuti. Karena kita harus tegak lurus dengan pemerintah pusat. Kami harus tegak lurus dengan pusat,” imbuhnya.

Gatut Sunu pernah menjabat Wakil Bupati Tulungagung masa 2021-2023 menambahkan apel ini merupakan kegiatan aktivitas perdana sebagai Bupati Tulungagung pasca mengikuti Retreat di Magelang lalu.

“Saat apel tadi, saya juga sampaikan kepada ASN dilingkup Pemkab Tulungagung arahan dari Pak Presiden Prabowo Subianto selama mengikuti retreat,” tambahnya.

“Hasil selama retreat di Magelang adalah pentingnya keselarasan program antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat,” sambungnya.

“Saya juga singgung terkait minimnya Pemasukan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Tulungagung,” katanya menambahkan.

Menurut Gatut Sunu, ia menyampaikan kepada seluruh Kepala OPD dan ASN dilingkup Pemkab Tulungagung untuk memastikan sinkronisasi agar terciptanya keselarasan program antara daerah dan pusat.

“Pada intinya, pentingnya memiliki kesamaan visi dengan pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah bisa tegak lurus dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Lebih lanjut Gatut Sunu menjelaskan ia memberikan perhatian khusus terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai masih kurang.

Selama program kerja 100 hari, kata Gatut Sunu, pelaksanaan pemerintahan itu utama, meskipun demikian prioritas pada perbaikan infrastruktur jalan ini bisa mendongkrak peningkatan PAD terutama pada sektor pariwisata.

“Jadi begini, terkait PAD yang masih kurang itu merupakan tugas kita semua termasuk media, bagaimana bisa dilaksanakan bersama-sama. Media jangan hanya mengkritisi saja tapi juga harus memberikan solusi,” terangnya.

“Pilkada sudah selesai, mari kita bersama-sama untuk memajukan Tulungagung. Sektor yang mau digenjot, terutama jalan infrastruktur dan peningkatan PAD bidang yang mau dimaksimalkan terutama pariwisata dan  lainnya,”imbuhnya.

Lebih dalam Gatut Sunu memaparkan bahwasanya beberapa hal lain berpotensi menambah PAD adalah sektor parkir berlangganan.

Jika pada tahun 2023 lalu, terang Gatut Sunu, saat terakhir kali diterapkan sistem parkir berlangganan, PAD dari sektor ini bisa mencapai Rp 9 miliar rupiah pertahun, bukan tidak mungkin dengan melihat aturan hukum yang ada dan selama tidak melanggar aturan yang ada, pihaknya akan kembali menerapkan kebijakan serupa.

“Kami prediksi dengan penerapan kebijakan serupa, PAD dari sektor parkir berlangganan di tahun mendatang bisa mencapai Rp 10 hingga 12 miliar rupiah,” paparnya.

“Paling penting tidak menabrak aturan yang ada, apalagi pertumbuhan kendaraan setiap tahun kan terus bertambah,” tandasnya.

Pantauan media, setelah kegiatan Apel perdana dilanjutkan sesi foto bersama Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan Wakil Bupati Ahmad Baharudin, Sekda Tulungagung Tri Hariadi, seluruh Kepala OPD dan ratusan ASN di lingkungan Pemkab Tulungagung yang hadir.