BERITA TERKINIHEADLINEPEMPROV SUMSEL

Pj Gubernur akan Geser Anggaran untuk Karhutla

×

Pj Gubernur akan Geser Anggaran untuk Karhutla

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni meninjau lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui pantauan udara, Kamis (5/10). Ia didampingi Komandan Resort Militer (Danrem) 044/Gapo, Brigjen TNI M Naudi Nurdika dan Komandan Lanud Sri Muloyono Herlambang, Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo.

Peninjauan di daerah Jungkal, Ogan Komering Ilir dan sekitarnya. Dalam waktu dekat, Fatoni juga akan meninjau titik lokasi kebakaran yang lain. Setelahnya, keseluruhan hasil peninjauan akan dijadikan bahan untuk mengambil kebijakan terkait penanganan Karhutla di Sumsel.

“Beberapa lokasi tadi saya lihat untuk mengetahui kondisi Karhutla. Hasil ini akan dijdikan bahan bagi kami dalam megambil kebijakan,” ujarnya.

Pihaknya, juga sudah menemui seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel untuk bersama-sama menuntaskan permasalahan Karhutla.

Setelah memantau dari udara, Pj Gubernur Sumsel melakukan rapat bersama Satuan Tugas (Satgas) Karhutla yang tergabung dalam satuan TNI, Polri, bupati/walikota, perusahaan terkait dan masyarakat. “Semua kita kumpulkan untuk membahas kelanjutan penanganan Karhutla,” ungkapnya.

Dalam rapat 4 jam itu, telah diinventarisir semua permasalahan dan kebutuhan penanganan Karhutla. Disampaikan juga soal penanganan yang telah dilakukan dan langkah untuk meminimalisirnya. “Banyak sekali yang telah dilakukan, mulai dari sosialiasi, penegakan hukum, pemadaman dan lainnya. Minimnya personel juga akan kita tambah lagi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, semua metode sudah dilakukan untuk mengatasi Karhutla. “Tinggal memperkuatnya saja. TMC juga akan diusulkan untuk penambahan, water boombing hingga masih terus di lakukan,” bebernya.

Perkuatan penanganan Karhutla, juga akan dilakukan dengan menggeser alokasi anggaran Pemda, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Dan pihak swasta juga sudah mengkonfirmasi akan melakukan koordinasi dengan pimpinannya,” ungkapnya.

Berapa anggarannya, kata Fatoni masih akan dihitung kebutuhannya. “Setelah tahu kebutuhannya, akan kita carikan sumbernya, baik dari Pemda maupun swasta,” tukasnya.

Sementara terkait kondisi ISPU di Kota Palembang, Pj Walikota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, kondisinya sudah berangsur membaik. Jika sebelumnya hitam, turun ke merah dan kini sudah kuning atau dibawah 200. Untuk skema pembalajaran di sekolah tingkat TK, SD dan SMP masih tetap daring.

“Saya akan lihat sampai benar-benar turun, ISPU dengan kategori baik atau hijau baru akan dievaluasi, jadi tunggu dulu saja,” ujarnya.

Ia menyebut, orang tua yang keberatan belajar daring, harus melihat kebijakam ini dilakukan untuk kesehatan anak. Patokannya adalah data ISPA yang semakin meningkat, bahkan sudah mencapai 15 ribu orang per bulan. “Bagi saya kesehatan anak-anak itu penting untuk dijaga,” imbuhnya.