MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Polsek Seberang Ulu (SU) II Palembang ‘kecolongan’ akibat penyerangan sekelompok premanisme bayaran, di Jalan Jalan Cik Mainunah, Pertahanan Ujung RT 73 RW 01 Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Senin (2/11/2026).
Penyerangan yang dilakukan secara brutal oleh sekelompok preman ini, sebelumnya sempat viral di akun medsos Tiktok, tentang permintaan pengamanan Ratna Juwita untuk melihat lokasi rumah, Jumat (30/10/2026).
Dua hari kemudian setelah postingan tersebut, sekelompok preman yang diduga dibayar ini melakukan penyerangan terhadap dua perangkat desa, Alhadi sebagai Ketua RT 73 dan Hafis, Ketua RW. Tak hanya itu, salah satu warga setempat Arfani (36) turut menjadi sasaran preman.
Ketua RT 73/1, Alhadi mengalami empat luka bacok dan delapan luka tusukan dibagian tubuh sehingga harus menjalani operasi di RS Hermina Jakabaring. Luka yang sama juga diderita oleh Ketua RW, Hafis dengan luka tusuk dibagian perut sebelah kanan dan harus menjalani operasi di rumah sakit yang sama.
Terpisah, korban Arfani (36), mengalami luka bacok dibagian betis kaki kiri, hingga harus dirawat di RS Muhammadiyah Palembang.
Tidak hanya berjatuhan korban, tapi juga pengerusakan barang ynag terjadi di kediaman Ketua RT, Alhadi.
Dari lokasi kejadian, Polsek SU II telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memasang police line.
“Nanti ya wawancaranya, setelah koordinasi dengan kasat dulu,” singkat Kapolsek SU II Palembang, Kompol Dedi Rahmad.
Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana membenarkan kejadian tersebut.
“Kita masih lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” tandasnya.














